Bulog Bangun Gudang Modern di Ponre dan Barebbo, Dapat Hibah Lahan dari Pemkab Bone

SulawesiPos.com – Bulog akan membangun infrastruktur pasca-panen serta gudang penyimpanan modern di Kabupaten Bone.

Gudang modern itu dibangun di atas lahan yang dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten Bone.

Penandatanganan dokumen hibah tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Direktur SDM dan Transformasi Bulog Sudarsono Hardjosoekarto di Ruang Rapat Rojolele, Gedung Bulog, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).

Kehadiran fasilitas gudang modern ini diharapkan mampu meningkatkan daya serap hasil panen petani sekaligus menjaga kualitas dan nilai jual komoditas pangan.

Bulog mengapresiasi langkah cepat Pemkab Bone dalam mendukung penguatan rantai pasok pangan nasional.

Pembangunan gudang ini menjadi bagian dari transformasi Bulog dalam meningkatkan kapasitas penyimpanan serta memperkuat jaringan distribusi dari daerah sentra produksi.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Bone, Andi Iskandar Zulkarnaen mengatakan, gudang Bulog termasuk pabrik beras nantinya akan ditempatkan di dua titik yakni di Kecamatan Barebbo dan Kecamatan Ponre.

“Ini bentuk sinergitas dan kepedulian pemerintah terhadap kepentingan petani. Doakan semoga segera rampung dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan petani di Kabupaten Bone,” katanya.

BACA JUGA: 
Usai Salat Id, Bupati Bone Resmikan Bus Sekolah BerAmal untuk Pelajar

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman menegaskan kerja sama ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap kesejahteraan petani.

Menurutnya, sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan, Bone harus memiliki sistem hilirisasi yang kuat agar hasil produksi tidak terbuang sia-sia.

“Ini adalah langkah konkret untuk memastikan hasil keringat petani kita memiliki wadah yang layak. Dengan fasilitas modern, kualitas pangan tetap terjaga dan distribusi menjadi lebih efisien,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan gudang modern ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, petani diharapkan tidak lagi mengalami kerugian akibat keterbatasan fasilitas pasca-panen.

Penandatanganan yang berlangsung di kawasan Gatot Subroto tersebut menjadi titik awal dimulainya pembangunan di lapangan.

Ke depan, keberadaan gudang modern ini diharapkan mampu memutus rantai distribusi yang panjang, sekaligus menekan potensi kerugian petani pasca-panen.

Dengan langkah ini, Kabupaten Bone semakin menegaskan posisinya tidak hanya sebagai salah satu produsen padi terbesar, tetapi juga sebagai daerah yang siap dengan sistem logistik pangan yang modern, mandiri, dan berdaya saing tinggi. (kar)

BACA JUGA: 
Pemda Bone dan BPOM Perkuat Sinergi Pengawasan Obat dan Makanan

SulawesiPos.com – Bulog akan membangun infrastruktur pasca-panen serta gudang penyimpanan modern di Kabupaten Bone.

Gudang modern itu dibangun di atas lahan yang dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten Bone.

Penandatanganan dokumen hibah tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Direktur SDM dan Transformasi Bulog Sudarsono Hardjosoekarto di Ruang Rapat Rojolele, Gedung Bulog, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).

Kehadiran fasilitas gudang modern ini diharapkan mampu meningkatkan daya serap hasil panen petani sekaligus menjaga kualitas dan nilai jual komoditas pangan.

Bulog mengapresiasi langkah cepat Pemkab Bone dalam mendukung penguatan rantai pasok pangan nasional.

Pembangunan gudang ini menjadi bagian dari transformasi Bulog dalam meningkatkan kapasitas penyimpanan serta memperkuat jaringan distribusi dari daerah sentra produksi.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Bone, Andi Iskandar Zulkarnaen mengatakan, gudang Bulog termasuk pabrik beras nantinya akan ditempatkan di dua titik yakni di Kecamatan Barebbo dan Kecamatan Ponre.

“Ini bentuk sinergitas dan kepedulian pemerintah terhadap kepentingan petani. Doakan semoga segera rampung dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan petani di Kabupaten Bone,” katanya.

BACA JUGA: 
IKA Unhas Lanjutkan Baksos di Ponre dan Tonra, 587 Paket Bantuan Disalurkan

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman menegaskan kerja sama ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap kesejahteraan petani.

Menurutnya, sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan, Bone harus memiliki sistem hilirisasi yang kuat agar hasil produksi tidak terbuang sia-sia.

“Ini adalah langkah konkret untuk memastikan hasil keringat petani kita memiliki wadah yang layak. Dengan fasilitas modern, kualitas pangan tetap terjaga dan distribusi menjadi lebih efisien,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan gudang modern ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem pertanian yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, petani diharapkan tidak lagi mengalami kerugian akibat keterbatasan fasilitas pasca-panen.

Penandatanganan yang berlangsung di kawasan Gatot Subroto tersebut menjadi titik awal dimulainya pembangunan di lapangan.

Ke depan, keberadaan gudang modern ini diharapkan mampu memutus rantai distribusi yang panjang, sekaligus menekan potensi kerugian petani pasca-panen.

Dengan langkah ini, Kabupaten Bone semakin menegaskan posisinya tidak hanya sebagai salah satu produsen padi terbesar, tetapi juga sebagai daerah yang siap dengan sistem logistik pangan yang modern, mandiri, dan berdaya saing tinggi. (kar)

BACA JUGA: 
Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras Premium ke Arab Saudi, Mentan Amran: Aksi Nyata, Bukan Ilusi

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru