Hadapi El Nino “Godzilla”, Stok Pangan Bone Dipastikan Aman hingga Setahun Lebih

SulawesiPos.com – Ancaman fenomena El Nino ekstrem atau yang kerap disebut “Godzilla” mulai menjadi perhatian dalam sektor ketahanan pangan.

Dampak kemarau panjang yang ditimbulkan berpotensi mengganggu produksi pertanian di berbagai daerah.

Namun di tengah kekhawatiran tersebut, ketersediaan pangan di Bone dipastikan tetap aman.

Perum Bulog Cabang Bone memiliki stok yang mencukupi dengan dukungan kapasitas gudang yang memadai untuk menjaga stabilitas pasokan.

Sebagai salah satu dari 11 cabang Bulog di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Bulog Bone memang berfokus melayani kebutuhan dalam wilayah Kabupaten Bone.

Meski begitu, perannya sangat strategis karena juga menjadi bagian dari penyangga pangan nasional.

Bulog Bone bahkan rutin mendistribusikan stok ke berbagai daerah di Indonesia, seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, Papua, Maluku, hingga Sumatera.

Hal ini menunjukkan kekuatan cadangan pangan yang dimiliki daerah tersebut.

Pimpinan Cabang (Pinca) Perum Bulog Kantor Cabang Bone, Andi Iskandar Zulkarnaen mengatakan, saat ini, stok cadangan beras di Bone disebut cukup untuk memenuhi kebutuhan lebih dari satu tahun ke depan.

BACA JUGA: 
Kisah Bupati Bone Terobos Luapan Air Sungai Demi Bertemu Masyarakat Bontocani

Sementara itu, komoditas jagung juga berada dalam kondisi sangat aman, sehingga mampu mengantisipasi dampak kekeringan akibat El Nino.

Ia menyebutkan, total cadangan beras yang tersimpan mencapai sekitar 52 ribu ton.

“Dengan jumlah tersebut, Bone tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan daerahnya sendiri, tetapi juga menjadi pemasok bagi wilayah lain,” ungkapnya kepada wartawan SulawesiPos.com, Kamis (9/4/2026).

Bahkan, dengan stok yang ada saat ini lanjutnya, seluruh kebutuhan konsumsi masyarakat Bone disebut dapat dipenuhi sepenuhnya oleh Bulog.

“Meski El Nino ‘Godzilla’ berpotensi menekan produksi pertanian akibat cuaca ekstrem, Alhamdulillah, kesiapan stok dan sistem distribusi yang kuat menjadikan Bone tetap berada pada posisi aman,” tegasnya.

Ditambah, lanjut Andi Iskandar, Pemerintah daerah bersama Bulog terus memperkuat langkah antisipasi guna menjaga stabilitas pangan di tengah ancaman perubahan iklim. (kar)

SulawesiPos.com – Ancaman fenomena El Nino ekstrem atau yang kerap disebut “Godzilla” mulai menjadi perhatian dalam sektor ketahanan pangan.

Dampak kemarau panjang yang ditimbulkan berpotensi mengganggu produksi pertanian di berbagai daerah.

Namun di tengah kekhawatiran tersebut, ketersediaan pangan di Bone dipastikan tetap aman.

Perum Bulog Cabang Bone memiliki stok yang mencukupi dengan dukungan kapasitas gudang yang memadai untuk menjaga stabilitas pasokan.

Sebagai salah satu dari 11 cabang Bulog di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Bulog Bone memang berfokus melayani kebutuhan dalam wilayah Kabupaten Bone.

Meski begitu, perannya sangat strategis karena juga menjadi bagian dari penyangga pangan nasional.

Bulog Bone bahkan rutin mendistribusikan stok ke berbagai daerah di Indonesia, seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, Papua, Maluku, hingga Sumatera.

Hal ini menunjukkan kekuatan cadangan pangan yang dimiliki daerah tersebut.

Pimpinan Cabang (Pinca) Perum Bulog Kantor Cabang Bone, Andi Iskandar Zulkarnaen mengatakan, saat ini, stok cadangan beras di Bone disebut cukup untuk memenuhi kebutuhan lebih dari satu tahun ke depan.

BACA JUGA: 
Bayi Hasil Hubungan Gelap Ditemukan Terkubur di Bone, Janin Dibungkus Seragam SMP

Sementara itu, komoditas jagung juga berada dalam kondisi sangat aman, sehingga mampu mengantisipasi dampak kekeringan akibat El Nino.

Ia menyebutkan, total cadangan beras yang tersimpan mencapai sekitar 52 ribu ton.

“Dengan jumlah tersebut, Bone tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan daerahnya sendiri, tetapi juga menjadi pemasok bagi wilayah lain,” ungkapnya kepada wartawan SulawesiPos.com, Kamis (9/4/2026).

Bahkan, dengan stok yang ada saat ini lanjutnya, seluruh kebutuhan konsumsi masyarakat Bone disebut dapat dipenuhi sepenuhnya oleh Bulog.

“Meski El Nino ‘Godzilla’ berpotensi menekan produksi pertanian akibat cuaca ekstrem, Alhamdulillah, kesiapan stok dan sistem distribusi yang kuat menjadikan Bone tetap berada pada posisi aman,” tegasnya.

Ditambah, lanjut Andi Iskandar, Pemerintah daerah bersama Bulog terus memperkuat langkah antisipasi guna menjaga stabilitas pangan di tengah ancaman perubahan iklim. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru