Lonjakan Wisatawan Warnai Libur Lebaran 2026, Destinasi Andalan Bulukumba Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung

SulawesiPos.com – Momentum libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata, yang berdampak pada meningkatnya jumlah kunjungan ke sejumlah destinasi unggulan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Kawasan pantai menjadi magnet utama wisatawan selama periode libur Lebaran tahun ini.

Salah satu titik yang mengalami lonjakan signifikan adalah Pantai Tanjung Bira, destinasi ikonik yang dikenal dengan panorama lautnya.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bulukumba, jumlah pengunjung di Tanjung Bira menembus lebih dari 22 ribu orang hanya dalam tiga hari, terhitung sejak 21 hingga 23 Maret 2026.

Kepala Disparpora Bulukumba, Andi Hamrina, menyebut peningkatan ini sebagai tren tahunan yang selalu terjadi pasca-Lebaran.

“Peningkatan ini terlihat di berbagai objek wisata, khususnya kawasan pantai yang menjadi andalan daerah berjuluk ‘Butta Panrita Lopi’ ini,” kata Andi Hamrina dikutip dari Antara Rabu (25/3/2026).

Tingginya mobilitas masyarakat selama cuti bersama menjadi faktor utama yang mendorong lonjakan tersebut.

Mayoritas wisatawan yang datang merupakan pelancong domestik, terutama dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Tradisi mudik yang berlanjut dengan agenda rekreasi keluarga turut memperkuat arus kunjungan ke kawasan wisata.

Menurutnya, tren positif ini juga terlihat dari perbandingan tahun sebelumnya.

“Kami melihat tren ini terus meningkat dari tahun ke tahun,” tambahnya.

Pada periode Lebaran 2025, jumlah kunjungan harian di kawasan Tanjung Bira bahkan sempat mencapai ribuan orang dalam sehari.

Namun, tingginya animo wisatawan juga berdampak pada kondisi lalu lintas.

Picu Kemacetan Hingga Berjam-jam

Kepadatan kendaraan dilaporkan terjadi di jalur poros Kabupaten Jeneponto, yang menjadi akses utama menuju Bulukumba.

BACA JUGA: 
Antrean BBM Picu Macet Panjang di Jeneponto, Pengendara Terjebak Berjam-jam

Seorang pengendara asal Makassar, Inna, mengaku harus menempuh perjalanan jauh lebih lama dari biasanya akibat kemacetan tersebut.

Perjalanan yang umumnya memakan waktu sekitar 4 hingga 5 jam, kali ini molor hingga hampir 9 jam.

“Berangkat dari Makassar jam 10 pagi, baru sampai di Pantai Mandala Ria Bulukumba sekitar jam 7 malam,” katanya.

SulawesiPos.com – Momentum libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata, yang berdampak pada meningkatnya jumlah kunjungan ke sejumlah destinasi unggulan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Kawasan pantai menjadi magnet utama wisatawan selama periode libur Lebaran tahun ini.

Salah satu titik yang mengalami lonjakan signifikan adalah Pantai Tanjung Bira, destinasi ikonik yang dikenal dengan panorama lautnya.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bulukumba, jumlah pengunjung di Tanjung Bira menembus lebih dari 22 ribu orang hanya dalam tiga hari, terhitung sejak 21 hingga 23 Maret 2026.

Kepala Disparpora Bulukumba, Andi Hamrina, menyebut peningkatan ini sebagai tren tahunan yang selalu terjadi pasca-Lebaran.

“Peningkatan ini terlihat di berbagai objek wisata, khususnya kawasan pantai yang menjadi andalan daerah berjuluk ‘Butta Panrita Lopi’ ini,” kata Andi Hamrina dikutip dari Antara Rabu (25/3/2026).

Tingginya mobilitas masyarakat selama cuti bersama menjadi faktor utama yang mendorong lonjakan tersebut.

Mayoritas wisatawan yang datang merupakan pelancong domestik, terutama dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Tradisi mudik yang berlanjut dengan agenda rekreasi keluarga turut memperkuat arus kunjungan ke kawasan wisata.

Menurutnya, tren positif ini juga terlihat dari perbandingan tahun sebelumnya.

“Kami melihat tren ini terus meningkat dari tahun ke tahun,” tambahnya.

Pada periode Lebaran 2025, jumlah kunjungan harian di kawasan Tanjung Bira bahkan sempat mencapai ribuan orang dalam sehari.

Namun, tingginya animo wisatawan juga berdampak pada kondisi lalu lintas.

Picu Kemacetan Hingga Berjam-jam

Kepadatan kendaraan dilaporkan terjadi di jalur poros Kabupaten Jeneponto, yang menjadi akses utama menuju Bulukumba.

BACA JUGA: 
Antrean BBM Picu Macet Panjang di Jeneponto, Pengendara Terjebak Berjam-jam

Seorang pengendara asal Makassar, Inna, mengaku harus menempuh perjalanan jauh lebih lama dari biasanya akibat kemacetan tersebut.

Perjalanan yang umumnya memakan waktu sekitar 4 hingga 5 jam, kali ini molor hingga hampir 9 jam.

“Berangkat dari Makassar jam 10 pagi, baru sampai di Pantai Mandala Ria Bulukumba sekitar jam 7 malam,” katanya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru