SulawesiPos.com – Skandal distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali mencuat di Kabupaten Sinjai.
Sebuah Foto yang viral di media sosial memperlihatkan aktivitas pengisian solar menggunakan jerigen dalam jumlah besar di sebuah SPBU tanpa pengawasan ketat.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di SPBU 74-92645 yang berada di wilayah Sinjai Utara.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat puluhan jerigen diisi secara berulang, memicu dugaan adanya praktik penyalahgunaan BBM subsidi.
Kondisi ini menuai kritik tajam dari masyarakat yang menilai lemahnya pengawasan dari pihak pengelola, termasuk Pertamina Patra Niaga sebagai pihak yang bertanggung jawab atas distribusi BBM.
Seorang petugas SPBU bahkan memberikan pernyataan yang dinilai tidak profesional.
Ia mengaku pengawasan tidak maksimal karena manajer sedang tidak berada di lokasi.
“Manajer sedang ke Sinjai Barat karena hari ini Lebaran. Saya capek, jadi mereka isi sendiri,” ujarnya santai.
Respons tersebut semakin memperkeruh situasi, terlebih saat aparat penegak hukum dinilai tidak sigap merespons laporan masyarakat.
Kapolsek Sinjai Utara disebut belum mengetahui kejadian tersebut meski sudah ramai diperbincangkan di grup WhatsApp warga.
Alasannya pun menuai sorotan publik.
“Maaf, saya tertidur di ruangan,” ungkapnya saat dikonfirmasi.
Kekecewaan masyarakat pun memuncak.
Seorang petani dari Kecamatan Bulupoddo mengungkapkan adanya ketimpangan perlakuan dalam pembelian BBM subsidi.
“Kalau kami petani bawa satu jerigen saja dipersulit. Ini malah puluhan jerigen dibiarkan. Di mana keadilannya?” keluhnya.
Kasus ini menjadi potret nyata lemahnya pengawasan distribusi BBM subsidi di daerah. Publik mendesak adanya evaluasi menyeluruh serta tindakan tegas terhadap oknum yang terlibat demi menjaga hak masyarakat kecil.

