SulawesiPos.com – Tim Satuan Tugas (Satgas) Saber Pangan melakukan kunjungan dan pengawasan langsung di Pasar Cekkeng, Senin (23/3/2026).
Kegiatan ini bertujuan memastikan kestabilan harga serta kualitas bahan pangan pasca Lebaran.
Pengawasan dipimpin oleh Direktur Pengawasan Keamanan Pangan, Hermawan, bersama tim Satgas Saber Pangan Kabupaten Bulukumba.
Turut hadir sejumlah unsur pemerintah daerah dan aparat terkait, termasuk Ketua DPRD Bulukumba Umy Asyiatun Khadijah, Kasat Reskrim Polres Bulukumba Iptu Muhammad Ali, serta perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Dinas PTSP, Bulog, dan Kontributor SP2KP.
Di lokasi, tim melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah komoditas utama dengan berinteraksi bersama pedagang.
Bahan pangan yang dipantau meliputi beras, cabai, ayam potong, minyak goreng, gula, hingga telur.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa secara umum harga kebutuhan pokok masih dalam kondisi stabil.
“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan kami, harga pangan secara keseluruhan masih relatif normal,” ujar Hermawan dikutip JawaPos Group.
Namun demikian, beberapa komoditas seperti cabai dan ayam potong tercatat mengalami kenaikan harga.
Pihak Satgas menyatakan akan menelusuri penyebab kenaikan tersebut dengan meneliti rantai distribusi, mulai dari produsen hingga pedagang.
“Kami akan menelusuri rantai distribusi, mulai dari produsen, broker hingga pedagang, untuk mengetahui di mana titik kenaikan harga terjadi,” tambahnya.
Selain itu, Satgas juga mengingatkan para pelaku usaha agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar.
Jika ditemukan pelanggaran, sanksi tegas akan diberlakukan sesuai aturan, mulai dari pencabutan izin usaha hingga proses hukum apabila terdapat unsur pidana.
Pengawasan tidak hanya menyasar pedagang, tetapi juga distributor dan perantara yang berperan dalam distribusi bahan pangan.
Mereka diminta tidak mengambil keuntungan berlebihan yang dapat merugikan masyarakat.
Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
Satgas memastikan ketersediaan stok pangan masih aman dan mencukupi kebutuhan.
“Kami tegaskan bahwa stok pangan saat ini tersedia dan harga relatif normal. Masyarakat diharapkan berbelanja secara bijak dan tidak berlebihan,” pungkasnya.

