SulawesiPos.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pengerjaan ruas jalan Impa-Impa–Anabanua yang menjadi jalur penghubung penting di wilayah Kabupaten Wajo dan sekitarnya.
Proyek peningkatan infrastruktur ini merupakan bagian dari program preservasi jalan Paket IV dengan skema kontrak tahun jamak atau Multi Years Contract (MYC).
Penanganannya meliputi berbagai pekerjaan, mulai dari rekonstruksi jalan, pemeliharaan rutin, hingga rehabilitasi dengan tingkat ringan sampai berat.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), ZN Ahmad Wildani, mengungkapkan bahwa progres pengerjaan saat ini telah mencapai 53,46 persen.
“Untuk ruas Impa-Impa–Anabanua, progresnya 53,46 persen. Jadi yang sudah termarka itu adalah STA akhir, sementara untuk STA awal baru kami proses pengerjaan,” ujar Dani Jumat (20/3/2026) dikutip Antara.
Menurutnya, pengerjaan dilakukan secara bertahap, dengan fokus awal pada titik-titik akhir ruas jalan yang telah lebih dulu dituntaskan.
Prioritas utama diberikan pada segmen jalan yang mengalami kerusakan paling parah agar dapat segera difungsikan secara optimal.
“Pengaspalan dilakukan Kelas A. Konsisten mengerjakan daerah yang rusak berat lebih dulu,” tambahnya.
Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan selama proyek berlangsung, sistem buka-tutup jalur diberlakukan di beberapa titik.
Langkah ini juga bertujuan memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.
Secara keseluruhan, Paket IV memiliki nilai kontrak sekitar Rp615,6 miliar dengan total panjang penanganan mencapai 286,80 kilometer.
Proyek ini mencakup 15 ruas jalan strategis yang tersebar di sejumlah daerah, termasuk Barru, Soppeng, Wajo, dan Bone.
Pemerintah daerah berharap percepatan perbaikan jalan ini dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.

