Mentan Amran Tinjau Pelabuhan Tonra, Dorong Mobilisasi Logistik Pertanian Lebih Cepat

SulawesiPos.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, meninjau langsung pembangunan Pelabuhan Umum Tonra di Desa Bone Pute, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, Kamis (19/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres proyek strategis yang digadang-gadang menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat mobilisasi logistik pertanian.

Mentan Amran mengatakan, keberadaan pelabuhan ini akan menjadi solusi atas berbagai kendala distribusi yang selama ini dihadapi petani, terutama terkait biaya logistik yang tinggi dan akses pasar yang terbatas.

“Pelabuhan ini bukan hanya infrastruktur biasa, tapi menjadi kunci mempercepat mobilisasi logistik pertanian. Kalau distribusi lebih cepat dan efisien, produk petani kita bisa lebih bersaing, baik di pasar dalam negeri maupun ekspor,” ujar Mentan Amran di lokasi.

Pelabuhan Umum Tonra dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp1,7 triliun oleh PT AAS Gemilang Mandiri.

Proyek ini dirancang sebagai pusat logistik modern yang akan melayani pelabuhan umum, layanan peti kemas, hingga mendukung pengembangan kawasan industri di Kabupaten Bone dan sekitarnya.

BACA JUGA: 
Lantik IKA Unhas Jabodetabek, Ketum AAS: Pionir Alumni Unhas di Panggung Nasional

Menurut Mentan Amran, pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem logistik nasional, yang pada akhirnya berdampak langsung pada ketahanan pangan.

“Kalau logistik kuat, distribusi lancar, maka ketahanan pangan juga semakin kokoh. Ini penting supaya petani kita mendapat nilai tambah yang lebih baik,” jelasnya.

Tak hanya itu, kehadiran Pelabuhan Tonra juga diproyeksikan membuka lapangan kerja bagi ribuan tenaga kerja lokal. Aktivitas ekonomi di kawasan tersebut diperkirakan akan meningkat seiring beroperasinya pelabuhan.

Pada kesempatan tersebut Mentan Amran juga mendengarkan paparan terkait progres proyek dan rencana pengembangan kawasan pelabuhan ke depan.

Pemerintah berharap proyek ini bisa rampung tepat waktu dan segera memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

SulawesiPos.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, meninjau langsung pembangunan Pelabuhan Umum Tonra di Desa Bone Pute, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, Kamis (19/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres proyek strategis yang digadang-gadang menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat mobilisasi logistik pertanian.

Mentan Amran mengatakan, keberadaan pelabuhan ini akan menjadi solusi atas berbagai kendala distribusi yang selama ini dihadapi petani, terutama terkait biaya logistik yang tinggi dan akses pasar yang terbatas.

“Pelabuhan ini bukan hanya infrastruktur biasa, tapi menjadi kunci mempercepat mobilisasi logistik pertanian. Kalau distribusi lebih cepat dan efisien, produk petani kita bisa lebih bersaing, baik di pasar dalam negeri maupun ekspor,” ujar Mentan Amran di lokasi.

Pelabuhan Umum Tonra dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp1,7 triliun oleh PT AAS Gemilang Mandiri.

Proyek ini dirancang sebagai pusat logistik modern yang akan melayani pelabuhan umum, layanan peti kemas, hingga mendukung pengembangan kawasan industri di Kabupaten Bone dan sekitarnya.

BACA JUGA: 
Harga Pangan Terkendali Jelang 2026, Sejumlah Komoditas Alami Penurunan

Menurut Mentan Amran, pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem logistik nasional, yang pada akhirnya berdampak langsung pada ketahanan pangan.

“Kalau logistik kuat, distribusi lancar, maka ketahanan pangan juga semakin kokoh. Ini penting supaya petani kita mendapat nilai tambah yang lebih baik,” jelasnya.

Tak hanya itu, kehadiran Pelabuhan Tonra juga diproyeksikan membuka lapangan kerja bagi ribuan tenaga kerja lokal. Aktivitas ekonomi di kawasan tersebut diperkirakan akan meningkat seiring beroperasinya pelabuhan.

Pada kesempatan tersebut Mentan Amran juga mendengarkan paparan terkait progres proyek dan rencana pengembangan kawasan pelabuhan ke depan.

Pemerintah berharap proyek ini bisa rampung tepat waktu dan segera memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru