Kronologi Terbakarnya KM Citra Anugrah di Selayar: Ledakan Terjadi Saat Mesin Kapal Dinyalakan

SulawesiPos.com – Kebakaran Kapal Motor (KM) Citra Anugrah di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, terjadi pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 06.30 Wita.

Insiden ini menewaskan dua awak kapal setelah terjadi ledakan hebat yang memicu kebakaran di atas kapal.

Peristiwa bermula ketika KM Citra Anugrah yang sedang bersandar di pelabuhan hendak dipindahkan dari posisi tambatannya.

Kapal tersebut diketahui milik Haji Salam, warga Pulau Bonerate, Kecamatan Pasimarannu.

Saat kejadian, kapal dinakhodai Aryadin (40) dan membawa berbagai muatan logistik yang akan dikirim ke Pulau Bonerate.

Barang-barang tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kapal Angkut Ribuan Paket Logistik

KM Citra Anugrah memuat sekitar 2.000 paket barang campuran yang sebagian besar merupakan kebutuhan pokok masyarakat kepulauan.

Selain sembako, kapal juga membawa bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan pertalite.

Tidak hanya itu, di dalam kapal juga terdapat tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram dan 12 kilogram yang akan dikirim bersama logistik lainnya.

BACA JUGA: 
Dua Awak KM Citra Anugrah Tewas, Kapten dan ABK Jadi Korban Ledakan Kapal di Selayar

Seluruh muatan tersebut rencananya akan didistribusikan ke Pulau Bonerate, salah satu wilayah kepulauan di Kecamatan Pasimarannu yang bergantung pada pasokan logistik dari daratan Selayar.

Ledakan Terjadi Saat Mesin Kapal Dinyalakan

Insiden kebakaran diduga bermula ketika salah satu anak buah kapal (ABK), Arif Jaya (40), menyalakan mesin kapal menggunakan stater.

Namun tak lama setelah mesin dinyalakan, tiba-tiba terdengar ledakan keras dari dalam kapal.

Ledakan tersebut langsung memicu kebakaran hebat yang dengan cepat menjalar ke seluruh bagian kapal. Api yang membesar membuat para awak kapal panik dan berusaha menyelamatkan diri.

Dalam peristiwa ini, dua orang awak kapal tidak sempat menyelamatkan diri dan dilaporkan meninggal dunia.

Korban pertama adalah Aryadin (40), kapten kapal yang merupakan warga Dusun Waekomba, Desa Bonerate, Kecamatan Pasimarannu.

Korban kedua adalah Arif Jaya (40), anak buah kapal asal Dusun Barangka, Desa Majapahit, Kecamatan Pasimarannu.

Sementara itu, dua awak kapal lainnya berhasil selamat dari kejadian tersebut. Iksan (45) mengalami patah tulang kaki setelah melompat dari kapal untuk menghindari kobaran api.

BACA JUGA: 
Kapal Pengangkut Logistik Lebaran Terbakar di Selayar, Distribusi ke Pulau Bonerate Terancam Terganggu

Sedangkan Irfan (35) hanya mengalami luka ringan dan berhasil menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi.

Polisi Selidiki Dugaan Ledakan Tabung Gas

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan mengatakan, dugaan awal penyebab kebakaran KM Citra Anugrah adalah ledakan tabung gas elpiji.

Hal ini diketahui setelah petugas menemukan tabung gas elpiji ukuran 12 kilogram dalam kondisi terbelah di lokasi kejadian.

Kebocoran gas diduga memicu percikan api saat mesin kapal dinyalakan hingga akhirnya menimbulkan ledakan.

Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran kapal tersebut.

Berdampak pada Distribusi Logistik Lebaran

Dua korban meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Kecamatan Pasimarannu. Pihak keluarga juga menolak dilakukan proses autopsi terhadap jenazah korban.

Kebakaran KM Citra Anugrah juga berdampak pada distribusi logistik ke Pulau Bonerate.

Kapal tersebut sebelumnya menjadi salah satu sarana pengangkut kebutuhan pokok masyarakat kepulauan.

BACA JUGA: 
Diduga Ledakan Tabung Gas Picu Kebakaran KM Citra Anugrah di Pelabuhan Selayar

Meski demikian, pihak terkait akan melakukan koordinasi guna mengantisipasi kemungkinan terhambatnya distribusi logistik ke wilayah tersebut mengingat kebutuhan jelang lebaran meningkat.

SulawesiPos.com – Kebakaran Kapal Motor (KM) Citra Anugrah di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, terjadi pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 06.30 Wita.

Insiden ini menewaskan dua awak kapal setelah terjadi ledakan hebat yang memicu kebakaran di atas kapal.

Peristiwa bermula ketika KM Citra Anugrah yang sedang bersandar di pelabuhan hendak dipindahkan dari posisi tambatannya.

Kapal tersebut diketahui milik Haji Salam, warga Pulau Bonerate, Kecamatan Pasimarannu.

Saat kejadian, kapal dinakhodai Aryadin (40) dan membawa berbagai muatan logistik yang akan dikirim ke Pulau Bonerate.

Barang-barang tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kapal Angkut Ribuan Paket Logistik

KM Citra Anugrah memuat sekitar 2.000 paket barang campuran yang sebagian besar merupakan kebutuhan pokok masyarakat kepulauan.

Selain sembako, kapal juga membawa bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan pertalite.

Tidak hanya itu, di dalam kapal juga terdapat tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram dan 12 kilogram yang akan dikirim bersama logistik lainnya.

BACA JUGA: 
Diduga Ledakan Tabung Gas Picu Kebakaran KM Citra Anugrah di Pelabuhan Selayar

Seluruh muatan tersebut rencananya akan didistribusikan ke Pulau Bonerate, salah satu wilayah kepulauan di Kecamatan Pasimarannu yang bergantung pada pasokan logistik dari daratan Selayar.

Ledakan Terjadi Saat Mesin Kapal Dinyalakan

Insiden kebakaran diduga bermula ketika salah satu anak buah kapal (ABK), Arif Jaya (40), menyalakan mesin kapal menggunakan stater.

Namun tak lama setelah mesin dinyalakan, tiba-tiba terdengar ledakan keras dari dalam kapal.

Ledakan tersebut langsung memicu kebakaran hebat yang dengan cepat menjalar ke seluruh bagian kapal. Api yang membesar membuat para awak kapal panik dan berusaha menyelamatkan diri.

Dalam peristiwa ini, dua orang awak kapal tidak sempat menyelamatkan diri dan dilaporkan meninggal dunia.

Korban pertama adalah Aryadin (40), kapten kapal yang merupakan warga Dusun Waekomba, Desa Bonerate, Kecamatan Pasimarannu.

Korban kedua adalah Arif Jaya (40), anak buah kapal asal Dusun Barangka, Desa Majapahit, Kecamatan Pasimarannu.

Sementara itu, dua awak kapal lainnya berhasil selamat dari kejadian tersebut. Iksan (45) mengalami patah tulang kaki setelah melompat dari kapal untuk menghindari kobaran api.

BACA JUGA: 
Dua Awak KM Citra Anugrah Tewas, Kapten dan ABK Jadi Korban Ledakan Kapal di Selayar

Sedangkan Irfan (35) hanya mengalami luka ringan dan berhasil menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi.

Polisi Selidiki Dugaan Ledakan Tabung Gas

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan mengatakan, dugaan awal penyebab kebakaran KM Citra Anugrah adalah ledakan tabung gas elpiji.

Hal ini diketahui setelah petugas menemukan tabung gas elpiji ukuran 12 kilogram dalam kondisi terbelah di lokasi kejadian.

Kebocoran gas diduga memicu percikan api saat mesin kapal dinyalakan hingga akhirnya menimbulkan ledakan.

Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran kapal tersebut.

Berdampak pada Distribusi Logistik Lebaran

Dua korban meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Kecamatan Pasimarannu. Pihak keluarga juga menolak dilakukan proses autopsi terhadap jenazah korban.

Kebakaran KM Citra Anugrah juga berdampak pada distribusi logistik ke Pulau Bonerate.

Kapal tersebut sebelumnya menjadi salah satu sarana pengangkut kebutuhan pokok masyarakat kepulauan.

BACA JUGA: 
Kapal Pengangkut Logistik Lebaran Terbakar di Selayar, Distribusi ke Pulau Bonerate Terancam Terganggu

Meski demikian, pihak terkait akan melakukan koordinasi guna mengantisipasi kemungkinan terhambatnya distribusi logistik ke wilayah tersebut mengingat kebutuhan jelang lebaran meningkat.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru