SulawesiPos.com – Pergerakan kendaraan selama arus mudik Lebaran 2026 di Sulawesi Selatan diprediksi meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Pemerintah memperkirakan jumlah kendaraan yang akan melintas di berbagai jalur utama di wilayah ini mencapai 5,14 juta unit sepanjang periode mudik.
Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan, Andi Erwin Terwo, mengatakan proyeksi tersebut menunjukkan adanya kenaikan sekitar lima persen dibandingkan realisasi pergerakan kendaraan pada musim mudik tahun lalu.
“Terdapat peningkatan proyeksi kendaraan di tahun 2026 ini. Sesuai perkiraan data kenaikan nanti kurang lebih lima persen dibanding tahun lalu,” katanya dikutip JawaPos Group.
Dari total kendaraan tersebut, sepeda motor masih mendominasi arus mudik di Sulawesi Selatan.
Diperkirakan sekitar 4,51 juta unit sepeda motor akan digunakan masyarakat untuk perjalanan pulang kampung. Sementara itu, jumlah kendaraan roda empat atau mobil diprediksi mencapai sekitar 634 ribu unit.
Lonjakan kendaraan tersebut diperkirakan akan membuat sejumlah ruas jalan utama, terutama jalur Trans-Sulawesi, mengalami peningkatan volume lalu lintas selama masa mudik.
Selain kendaraan dari dalam daerah, pemerintah juga memperkirakan ada 350 ribu hingga 400 ribu kendaraan yang akan masuk ke wilayah Sulawesi Selatan selama periode mudik.
Dishud Sulsel juga memperkirakan puncak arus mudik dapat mencapai sekitar 38 ribu pergerakan kendaraan per hari.
Peningkatan mobilitas masyarakat tahun ini dipengaruhi oleh periode libur yang cukup panjang selama Maret 2026.
Selain akhir pekan, terdapat kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta cuti bersama Nyepi dan Lebaran yang membuat masyarakat memiliki waktu lebih leluasa untuk melakukan perjalanan.

