Kementerian ESDM Pastikan Listrik Sulsel Aman saat Idulfitri, PLN Siagakan 4.972 Personel dan 69 SPKLU

SulawesiPos.com – Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat dalam kondisi aman dan andal.

Kunjungan kerja Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Investasi dan Ekonomi, Muhammad Mahmud Azhar Lubis, ke PLN Unit Pusat Pengatur Beban (UP2B) Makassar, menjadi momentum pengecekan langsung kesiapan sistem kelistrikan menyambut hari raya.

“Saya telah memeriksa persiapan dan kesiagaan PLN dalam mengawal Ramadan dan Idulfitri tahun ini. Kami menyaksikan bahwa kapasitas listrik dan kebutuhan listrik cukup, pasokan untuk Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat dalam kondisi aman,” ujar Azhar Lubis saat meninjau ruang kendali sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan PLN UID Sulselrabar.

Apresiasi senada disampaikan Direktur Manajemen Risiko PLN, Adi Lumakso. Menurutnya, persiapan menghadapi momen spesial ini telah dilakukan sejak jauh-jauh hari melalui asesmen dan pemeliharaan menyeluruh dari hulu ke hilir.

Baca Juga: 
Tarif Listrik Bakal Naik? Ini Penjelasan Kementerian ESDM

“Kami melakukan upaya preventif di berbagai sisi agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman dan merayakan Idulfitri tanpa gangguan listrik,” tegas Adi, dikutip, Minggu (15/3/2026).

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, memaparkan detail kesiapan pihaknya. Sebanyak 4.972 personel di bidang distribusi dan transmisi diterjunkan, didukung 102 posko siaga yang tersebar di seluruh wilayah kerja.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan memastikan pasokan listrik andal sepanjang Ramadan dan Idul Fitri,” kata Edyansyah.

Dari sisi pasokan, daya mampu pembangkit sistem Sulbagsel mencapai 2.285 Mega Watt (MW), sementara perkiraan beban puncak hanya 1.718 MW.

Artinya, terdapat cadangan daya sebesar 567 MW yang siap digunakan jika terjadi lonjakan kebutuhan listrik. “Cadangan ini memberikan ruang gerak yang cukup untuk mengantisipasi fluktuasi beban,” tambahnya.

Tak hanya itu, PLN juga menyiagakan berbagai peralatan pendukung, antara lain 152 genset, 30 uninterruptible power supply (UPS), 79 unit gardu bergerak (UGB), 13 crane, 308 mobil operasional, dan 169 motor.

Baca Juga: 
Daftar Harga BBM Terbaru di Seluruh SPBU per 14 Januari

Sebanyak 10 tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) juga disiapkan untuk menangani gangguan tanpa harus memadamkan aliran listrik.

Menariknya, PLN juga memperhatikan kebutuhan pengguna kendaraan listrik yang hendak bepergian saat libur Lebaran. Sebanyak 69 SPKLU telah tersebar di 53 lokasi dalam lingkup UID Sulselrabar. Fasilitas ini diharapkan memberi rasa nyaman bagi pemudik yang menggunakan mobil atau motor listrik.

Dengan segala persiapan matang ini, Edyansyah optimistis masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idulfitri dengan tenang.

“Kami ingin semua lapisan masyarakat merasakan pelayanan listrik yang prima. Semoga momen Lebaran tahun ini penuh berkah dan kebahagiaan,” tutupnya.

SulawesiPos.com – Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat dalam kondisi aman dan andal.

Kunjungan kerja Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Investasi dan Ekonomi, Muhammad Mahmud Azhar Lubis, ke PLN Unit Pusat Pengatur Beban (UP2B) Makassar, menjadi momentum pengecekan langsung kesiapan sistem kelistrikan menyambut hari raya.

“Saya telah memeriksa persiapan dan kesiagaan PLN dalam mengawal Ramadan dan Idulfitri tahun ini. Kami menyaksikan bahwa kapasitas listrik dan kebutuhan listrik cukup, pasokan untuk Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat dalam kondisi aman,” ujar Azhar Lubis saat meninjau ruang kendali sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan PLN UID Sulselrabar.

Apresiasi senada disampaikan Direktur Manajemen Risiko PLN, Adi Lumakso. Menurutnya, persiapan menghadapi momen spesial ini telah dilakukan sejak jauh-jauh hari melalui asesmen dan pemeliharaan menyeluruh dari hulu ke hilir.

Baca Juga: 
Tarif Listrik Bakal Naik? Ini Penjelasan Kementerian ESDM

“Kami melakukan upaya preventif di berbagai sisi agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman dan merayakan Idulfitri tanpa gangguan listrik,” tegas Adi, dikutip, Minggu (15/3/2026).

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, memaparkan detail kesiapan pihaknya. Sebanyak 4.972 personel di bidang distribusi dan transmisi diterjunkan, didukung 102 posko siaga yang tersebar di seluruh wilayah kerja.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan memastikan pasokan listrik andal sepanjang Ramadan dan Idul Fitri,” kata Edyansyah.

Dari sisi pasokan, daya mampu pembangkit sistem Sulbagsel mencapai 2.285 Mega Watt (MW), sementara perkiraan beban puncak hanya 1.718 MW.

Artinya, terdapat cadangan daya sebesar 567 MW yang siap digunakan jika terjadi lonjakan kebutuhan listrik. “Cadangan ini memberikan ruang gerak yang cukup untuk mengantisipasi fluktuasi beban,” tambahnya.

Tak hanya itu, PLN juga menyiagakan berbagai peralatan pendukung, antara lain 152 genset, 30 uninterruptible power supply (UPS), 79 unit gardu bergerak (UGB), 13 crane, 308 mobil operasional, dan 169 motor.

Baca Juga: 
Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Awal 2026 Tidak Naik

Sebanyak 10 tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) juga disiapkan untuk menangani gangguan tanpa harus memadamkan aliran listrik.

Menariknya, PLN juga memperhatikan kebutuhan pengguna kendaraan listrik yang hendak bepergian saat libur Lebaran. Sebanyak 69 SPKLU telah tersebar di 53 lokasi dalam lingkup UID Sulselrabar. Fasilitas ini diharapkan memberi rasa nyaman bagi pemudik yang menggunakan mobil atau motor listrik.

Dengan segala persiapan matang ini, Edyansyah optimistis masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idulfitri dengan tenang.

“Kami ingin semua lapisan masyarakat merasakan pelayanan listrik yang prima. Semoga momen Lebaran tahun ini penuh berkah dan kebahagiaan,” tutupnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru