SulawesiPos.com – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari SH MSi mengawali rangkaian Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemerintah Kabupaten Barru di Masjid Besar Masdarul Birri, Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Senin (2/3/2026).
Kegiatan ini menjadi titik awal Safari Ramadan tahun 2026 yang dilaksanakan serentak di seluruh masjid di wilayah Kecamatan Barru.
Jajaran pemerintah daerah hadir di lokasi berbeda sebagai bentuk kedekatan dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat jamaah serta pengurus masjid.
Ia hadir didampingi sejumlah pejabat lingkup Pemkab Barru, di antaranya Kadis Kominfo-SP, Kasatpol PP, Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan, Asisten Administrasi Pemerintahan, Staf Ahli Bupati, Camat Barru, dan Lurah Sumpang Binangae.
“Ramadan adalah bulan kebersamaan. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat diharapkan memberi semangat bagi kita semua untuk menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf karena sempat tidak melaksanakan sejumlah agenda pemerintahan akibat menjalani operasi lutut beberapa waktu lalu.
Meski demikian, ia menegaskan komitmennya bersama Wakil Bupati untuk tetap bekerja maksimal demi kemajuan daerah.
Memasuki tahun kedua masa pemerintahan, ia menyebut sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barru tercatat sebagai yang tertinggi dalam enam tahun terakhir, menandakan adanya perbaikan kesejahteraan masyarakat secara bertahap.
Namun demikian, ia mengakui bahwa harapan masyarakat terkait peningkatan kesejahteraan dan perluasan lapangan kerja masih menjadi pekerjaan rumah yang terus diupayakan secara berkelanjutan.
Bupati juga memberi perhatian khusus pada persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah.
Ia menegaskan bahwa masalah sampah merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata-mata pemerintah.
Pemkab Barru, lanjutnya, terus mendorong pembentukan dan penguatan bank sampah di seluruh desa dan kelurahan sebagai solusi konkret berbasis masyarakat.
Ia mengungkapkan, dalam pertemuan awal tahun 2026 bersama Presiden, pengelolaan sampah menjadi salah satu arahan utama pemerintah pusat.
Selain itu, terdapat program nasional bertajuk ASRI yang menekankan pentingnya lingkungan aman, sehat, rapi, dan indah hingga ke tingkat masyarakat.
Sebagai langkah nyata, sejak tahun lalu Bupati mengeluarkan edaran kepada seluruh ASN untuk melaksanakan gerakan “Rabu Bersih”, yakni kegiatan rutin membersihkan lingkungan kerja maupun sekitar tempat tinggal.
“Kalau lingkungan bersih, kita bekerja dan beraktivitas pun nyaman. Rabu Bersih harus menjadi gerakan bersama,” tegasnya.
Sekolah Rakyat untuk Anak Prasejahtera
Di bidang pendidikan, Bupati menyampaikan capaian menghadirkan program Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera dengan dukungan anggaran sebesar Rp270 miliar.
Sekolah Rakyat yang berlokasi permanen di Desa Lawallu menyediakan jenjang pendidikan SD, SMP hingga SMA dengan konsep berasrama (boarding school). Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari pendidikan hingga perlengkapan pribadi, ditanggung oleh negara.
Saat ini, sebanyak 100 anak telah mengikuti program tersebut dan jumlahnya akan terus ditingkatkan secara bertahap.
“Tidak boleh ada lagi anak Barru yang tidak sekolah karena alasan ekonomi. Pendidikan adalah kunci masa depan. Anak-anak inilah yang kelak siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Barru juga menyerahkan bantuan operasional kepada panitia amaliah Ramadan Masjid Masdarul Birri sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di bulan suci.

