29 C
Makassar
2 March 2026, 17:43 PM WITA

Tolak Ajakan Konsumsi Sabu, Pemuda di Amali Dipukul Pakai Gir Motor

SulawesiPos.com – Kasus penganiayaan berat (Anirat) terjadi di Desa Tassipi Kecamatan Amali Kabupaten Bone Sulsel.

Pemuda setempat, Ramli (24 tahun) menderita luka serius dibagian kepala akibat dipukul gir motor oleh temannya inisial IM.

Peristiwa ini berlangsung Minggu malam (1/3/2026).

Kapolsek Amali, AKP Hasanuddin mengatakan, pihaknya masih memburu pelaku.

Ia mengatakan, pasca melakukan aksinya, pelaku langsung kabur.

“Setelah laporan masuk, personel Polsek Amali bersama unit Resmob Polres Bone langsung mendatangi TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ujarnya.

Polisi lanjutnya, masih melakukan penyisiran di beberapa titik yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.

“Kami masih melakukan lidik dan pengejaran. Identitas pelaku sudah kami kantongi, dan kami imbau agar pelaku segera menyerahkan diri,” tegasnya.

Adapun motif pelaku menganiaya korban, karena menolak ajakan mengkonsumsi sabu.

Penolakan itu memicu emosi pelaku yang saat itu diduga dalam pengaruh minuman keras jenis Ballo.

Tanpa banyak kata, pelaku langsung memukul korban pada bagian belakang kepala menggunakan senjata tajam jenis krekling.

Akibatnya, korban mengalami luka robek serius dan harus mendapatkan 11 jahitan setelah mendapat perawatan di UPTD Puskesmas Taretta Bone.

“Motif awal yang kami temukan adalah korban menolak ajakan pelaku untuk menggunakan sabu,” ujar Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan saat dikonfirmasi.

Baik pelaku dan korban, berteman dan saat itu keduanya dalam pengaruh minuman keras.

“Saat itu keduanya dalam pengaruh minuman keras sehingga pelaku bertindak agresif dan melakukan penganiayaan menggunakan krekling,” sambungnya.

Ia menambahkan bahwa pelaku diketahui merupakan residivis kasus penganiayaan.

“Pelaku ini pernah terlibat kasus serupa sebelumnya. Saat ini personel gabungan Resmob dan Unit IV Intelkam masih melakukan pengejaran. Kami optimistis pelaku dapat segera kami amankan,” tegasnya. (kar)

SulawesiPos.com – Kasus penganiayaan berat (Anirat) terjadi di Desa Tassipi Kecamatan Amali Kabupaten Bone Sulsel.

Pemuda setempat, Ramli (24 tahun) menderita luka serius dibagian kepala akibat dipukul gir motor oleh temannya inisial IM.

Peristiwa ini berlangsung Minggu malam (1/3/2026).

Kapolsek Amali, AKP Hasanuddin mengatakan, pihaknya masih memburu pelaku.

Ia mengatakan, pasca melakukan aksinya, pelaku langsung kabur.

“Setelah laporan masuk, personel Polsek Amali bersama unit Resmob Polres Bone langsung mendatangi TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ujarnya.

Polisi lanjutnya, masih melakukan penyisiran di beberapa titik yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.

“Kami masih melakukan lidik dan pengejaran. Identitas pelaku sudah kami kantongi, dan kami imbau agar pelaku segera menyerahkan diri,” tegasnya.

Adapun motif pelaku menganiaya korban, karena menolak ajakan mengkonsumsi sabu.

Penolakan itu memicu emosi pelaku yang saat itu diduga dalam pengaruh minuman keras jenis Ballo.

Tanpa banyak kata, pelaku langsung memukul korban pada bagian belakang kepala menggunakan senjata tajam jenis krekling.

Akibatnya, korban mengalami luka robek serius dan harus mendapatkan 11 jahitan setelah mendapat perawatan di UPTD Puskesmas Taretta Bone.

“Motif awal yang kami temukan adalah korban menolak ajakan pelaku untuk menggunakan sabu,” ujar Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan saat dikonfirmasi.

Baik pelaku dan korban, berteman dan saat itu keduanya dalam pengaruh minuman keras.

“Saat itu keduanya dalam pengaruh minuman keras sehingga pelaku bertindak agresif dan melakukan penganiayaan menggunakan krekling,” sambungnya.

Ia menambahkan bahwa pelaku diketahui merupakan residivis kasus penganiayaan.

“Pelaku ini pernah terlibat kasus serupa sebelumnya. Saat ini personel gabungan Resmob dan Unit IV Intelkam masih melakukan pengejaran. Kami optimistis pelaku dapat segera kami amankan,” tegasnya. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/