Ia menegaskan pentingnya koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, serta instansi terkait guna memastikan tata niaga gabah dan beras berjalan dengan baik, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar harga gabah tetap stabil dan tidak merugikan petani maupun pelaku usaha lokal,” ujar Wakil Bupati.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam merumuskan solusi bersama untuk menjaga kestabilan harga gabah serta memperkuat sektor pertanian dan perberasan di Kabupaten Bone sebagai salah satu daerah lumbung pangan di Sulawesi Selatan. (kar)

