25 C
Makassar
12 February 2026, 7:31 AM WITA

SPPG Mappasaile Pangkep Hentikan Sementara Program MBG, Ribuan Siswa Terdampak

Overview

  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Mappasaile dihentikan sementara setelah viralnya unggahan menu kentang yang memicu polemik di media sosial.

  • Foto yang beredar menunjukkan porsi kecil untuk anak PAUD hingga SD kelas III, bukan porsi normal, sehingga menimbulkan kesalahpahaman publik.

  • 2.360 siswa penerima manfaat masih terdampak akibat penghentian sementara program MBG.

SulawesiPos.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah layanan SPPG Mappasaile untuk sementara waktu tidak berjalan.

Penghentian ini dilakukan setelah beredarnya unggahan di media sosial yang memicu polemik terkait menu yang dibagikan salah satu akun Instagram.

Kepala SPPG Mappasaile, Evi Irviyanti, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil menyusul viralnya foto menu yang menampilkan kentang goreng sebagai pengganti nasi.

Unggahan itu disertai narasi yang dinilai menimbulkan persepsi kurang tepat di tengah masyarakat.

Ia menjelaskan, menu kentang tersebut memang dijadwalkan sebagai sumber karbohidrat alternatif.

Menurutnya, foto yang beredar bukan menggambarkan porsi umum, melainkan porsi kecil yang diperuntukkan bagi anak PAUD hingga siswa kelas III SD.

Baca Juga: 
PPJI Sinergi Dinkes Makassar, Dorong Standar Keamanan Pangan Demi Zero Accident MBG Makassar

“Gambar yang diposting bukan porsi sebenarnya, melainkan foto porsi kecil untuk anak Paud sampai SD kelas III yang di foto, kemudian viral,” jelasnya dikutip dari JawaPos Group Kamis (12/2/2026).

Evi juga menilai unggahan tersebut tidak mencantumkan sumber yang jelas sehingga memicu kesalahpahaman publik. Dampaknya, layanan MBG di bawah SPPG Mappasaile dihentikan sementara sambil menunggu situasi kondusif.

Akibat penghentian tersebut, sebanyak 2.360 siswa yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima manfaat belum kembali menerima paket makanan dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, ahli gizi Nur Amalia memastikan komposisi menu yang dipersoalkan telah sesuai dengan standar gizi.

Overview

  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Mappasaile dihentikan sementara setelah viralnya unggahan menu kentang yang memicu polemik di media sosial.

  • Foto yang beredar menunjukkan porsi kecil untuk anak PAUD hingga SD kelas III, bukan porsi normal, sehingga menimbulkan kesalahpahaman publik.

  • 2.360 siswa penerima manfaat masih terdampak akibat penghentian sementara program MBG.

SulawesiPos.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah layanan SPPG Mappasaile untuk sementara waktu tidak berjalan.

Penghentian ini dilakukan setelah beredarnya unggahan di media sosial yang memicu polemik terkait menu yang dibagikan salah satu akun Instagram.

Kepala SPPG Mappasaile, Evi Irviyanti, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil menyusul viralnya foto menu yang menampilkan kentang goreng sebagai pengganti nasi.

Unggahan itu disertai narasi yang dinilai menimbulkan persepsi kurang tepat di tengah masyarakat.

Ia menjelaskan, menu kentang tersebut memang dijadwalkan sebagai sumber karbohidrat alternatif.

Menurutnya, foto yang beredar bukan menggambarkan porsi umum, melainkan porsi kecil yang diperuntukkan bagi anak PAUD hingga siswa kelas III SD.

Baca Juga: 
Sindir Wacana PPPK Petugas MBG, Adian Napitupulu: Jangan Jadi Guru, Jadi Staf SPPG Saja

“Gambar yang diposting bukan porsi sebenarnya, melainkan foto porsi kecil untuk anak Paud sampai SD kelas III yang di foto, kemudian viral,” jelasnya dikutip dari JawaPos Group Kamis (12/2/2026).

Evi juga menilai unggahan tersebut tidak mencantumkan sumber yang jelas sehingga memicu kesalahpahaman publik. Dampaknya, layanan MBG di bawah SPPG Mappasaile dihentikan sementara sambil menunggu situasi kondusif.

Akibat penghentian tersebut, sebanyak 2.360 siswa yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima manfaat belum kembali menerima paket makanan dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, ahli gizi Nur Amalia memastikan komposisi menu yang dipersoalkan telah sesuai dengan standar gizi.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/