Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Korban diperkirakan telah meninggal sekitar dua hari sebelum ditemukan,” ujar AKP Hamsah.
Jenazah almarhum akhirnya dimakamkan pada pukul 10.56 WITA di area kebun belakang rumah keluarga, tidak jauh dari lokasi awal penemuan.
Penemuan Mayat di Sulsel
Selain penemuan di Bulukumpa, beberapa kasus serupa juga terjadi di Sulawesi Selatan.
Warga Perumnas Blok G, Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, digegerkan oleh penemuan mayat di teras rumah, Selasa (10/2/2026) pagi sekitar pukul 09.30 WITA.
Mayat pertama kali ditemukan oleh Zulkifli, petugas pencatat meter air PDAM, yang saat itu datang untuk melakukan pencatatan rutin.
Korban diketahui bernama Syarifuddin (64), ditemukan dalam posisi terlentang.
Tidak hanya itu, sebuah jenazah tanpa kepala juga ditemukan mengapung di perairan Danau Tempe, Kelurahan Mattirotappareng, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, pada Minggu pagi (8/2/2026).
Jasad ini pertama kali terlihat oleh seorang nelayan sekitar pukul 08.30 WITA, saat hendak berlabuh di sekitar Pulau IX, setelah mencium bau menyengat dari arah tepi danau.
Fenomena beberapa penemuan jenazah secara mendadak ini menimbulkan perhatian serius bagi aparat keamanan dan masyarakat setempat, sekaligus mendorong kewaspadaan di wilayah Sulawesi Selatan.

