Categories: Sulsel

Sempat Temui Ketua RT, Pemuda Ditemukan Tak Bernyawa di Balkon Kafe Parepare Milik Anggota DPRD

Overview

  • Seorang pemuda berusia 21 tahun ditemukan meninggal dunia di balkon lantai empat sebuah kafe di Kecamatan Bacukiki Barat, Parepare.
  • Korban diketahui sempat berinteraksi dengan warga sekitar beberapa jam sebelum ditemukan, dengan mengeluhkan tekanan yang dialaminya.
  • Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan tidak bernyawa.

SulawesiPos.com – Warga Jalan Mattirotasi, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, diguncang peristiwa duka pada Minggu malam (8/2/2026).

Seorang pemuda berusia 21 tahun berinisial MRA ditemukan meninggal dunia di area sebuah kafe tempatnya bekerja.

Korban diketahui merupakan karyawan kafe sekaligus mahasiswa. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di balkon lantai empat bangunan kafe yang berada di kawasan tersebut.

Usaha kafe itu disebut milik seorang anggota DPRD Parepare bernama Suyuti.

Peristiwa ini pertama kali terungkap sekitar pukul 18.00 WITA. Rekan kerja korban yang tidak menemukan MRA di area kerja kemudian berinisiatif melakukan pencarian hingga ke bagian atas bangunan.

Saat tiba di balkon lantai empat, korban ditemukan dalam kondisi sudah kaku.

Sejumlah saksi di lokasi sempat mencoba memberikan pertolongan awal. Namun, kondisi korban saat ditemukan sudah tidak memungkinkan untuk diselamatkan.

Polisi menyebut korban ditemukan menggunakan tali plastik berwarna biru.

Kepolisian Resor Parepare membenarkan penemuan tersebut. Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Muh Agus Purwanto, mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Benar, telah ditemukan mayat laki-laki dalam posisi tergantung di balkon lantai 4 Alya Cafe,” ujar AKP Agus dikutip dari JawaPos Group.

Sempat Temui Ketua RT

Dari hasil penelusuran awal, polisi mengungkap bahwa korban sempat berinteraksi dengan warga sekitar beberapa jam sebelum ditemukan meninggal.

Sekitar pukul 14.00 WITA, MRA mendatangi Ketua RT untuk menyampaikan keluhan pribadi yang berkaitan dengan tekanan yang ia alami.

Dalam pertemuan itu, korban sempat meminta obat pereda nyeri dan mengaku baru saja mengalami konflik fisik di lingkungan kampus.

Saksi juga melihat adanya bekas jeratan di leher korban, meski korban tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

“Korban sempat datang meminta obat penghilang rasa sakit. Saksi melihat ada bekas jeratan di leher korban saat itu, namun korban tidak banyak bicara saat ditanya detail masalahnya,” pungkas Agus.

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: AKP Muh Agus Purwanto gantung diri kafe Parepare Polres Parepare