Berdasarkan hasil visum luar, pihak kepolisian menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
“Hasil pemeriksaan luar oleh dokter jaga menunjukkan ada bekas jeratan di leher dan pendarahan di hidung akibat pembuluh darah pecah karena aliran darah tertahan. Tidak ada tanda kekerasan fisik lainnya,” tambah AKP Agus.
Dari hasil pemeriksaan awal tersebut, kematian korban diduga disebabkan oleh asfiksia, yakni kondisi kekurangan oksigen akibat jeratan.

