Ia menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi duka bersama bagi komunitas pendaki serta pengelola wisata alam di Kabupaten Jeneponto.
Menurutnya, kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya kesiapan fisik, kewaspadaan, serta aspek keselamatan dalam setiap aktivitas pendakian di alam terbuka.
“Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi kami semua. Ini adalah pengingat akan pentingnya kewaspadaan dalam setiap aktivitas di alam. Atas nama pengelola dan seluruh keluarga besar Agrowisata Bonto Lojong, kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya,” imbuhnya.

