Overview
- Kabupaten Bone resmi memulai pembangunan Kawasan Perunggasan Terintegrasi fase I sebagai pusat industri ayam nasional.
- Program ini mencakup pembibitan, pakan, rumah potong, cold storage, dan pengolahan ayam dalam satu kawasan seluas 110 hektare.
- Pemerintah daerah dan pusat bekerja sama untuk meningkatkan produksi ayam, kualitas produk, dan kesejahteraan peternak lokal.
SulawesiPos.com – Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., didampingi Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., bersama Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional, melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi Fase I.
Kegiatan ini berlangsung di Perkebunan PTPN Dekko, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Jumat (6/2/2026).
Groundbreaking ini juga disaksikan langsung oleh Presiden RI H. Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian H. Andi Amran Sulaiman secara virtual.
Bupati Bone menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas kepercayaan menjadikan Kabupaten Bone sebagai salah satu pusat pembibitan ayam terintegrasi.
“Kami senang dan bangga melihat komitmen pemerintah pusat meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui program hilirisasi ayam terintegrasi,” kata bupati
Program hilirisasi ayam terintegrasi ini bertujuan memperkuat rantai pasok ayam nasional, mulai dari pembibitan hingga produk olahan.
“Kami berharap program ini dapat meningkatkan produksi ayam, memperbaiki kualitas produk, dan meningkatkan pendapatan peternak lokal,” harapnya.

Bupati juga mengapresiasi dukungan Kementerian Pertanian, BUMN, dan pelaku usaha terkait dalam pengembangan program ini.
“Kami siap mendukung dan memfasilitasi program ini agar dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambah Bupati.
Kawasan hilirisasi ayam terintegrasi dibangun di lahan seluas 110 hektare. Fasilitas yang disiapkan meliputi:

