“Alhamdulillah BPS mencatat kondisi Sulawesi Selatan dengan Persentase 7,43% menjadi terendah dalam 6 tahun terakhir,” kata Andi Sudirman, Jumat (6/2/2026).
Ia menilai penurunan tersebut merupakan hasil dari kebijakan pembangunan yang terarah, selaras dengan program pemerintah pusat, khususnya dalam penguatan sektor produktif, peningkatan infrastruktur, serta program sosial dan ekonomi yang tepat sasaran.
“Ini adalah wujud kerja kolaborasi di bawah komando Bapak Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran. Mari terus tingkatkan kerja kerja untuk tujuan Sulsel Maju dan Berkarakter menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Selain kuantitas, kualitas kemiskinan di Sulsel juga mengalami perbaikan. BPS mencatat bahwa pada September 2025, jarak pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan semakin menyempit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menandakan tingkat ketimpangan di kelompok masyarakat miskin kian berkurang.
Di akhir pernyataannya, Andi Sudirman turut mengapresiasi kontribusi pemerintah daerah hingga tingkat paling bawah serta peran aktif masyarakat dalam mendukung berbagai program pengentasan kemiskinan.
“Tentu kami juga mengapresiasi kepada seluruh Tim Pemprov, Kabupaten Kota, Instansi Vertikal hingga Kapala Desa/Lurah, RT/RW, Pendamping Program Keluarga Sejahtera serta seluruh lapisan masyarakat atas capaian ini,” tutupnya.

