Warga Gowa Meninggal di MPP Usai Dua Jam Mengurus Perpindahan Domisili

Kanit II Pamapta Polres Gowa, Ipda S Rahayu, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, saat petugas tiba di lokasi, jenazah korban telah lebih dulu dievakuasi oleh pihak keluarga.

” Saat kami tiba di lokasi, jenazah korban sudah dievakuasi oleh keluarganya,” ujar Rahayu.

Tuai Kecaman Publik

Kritik terhadap pelayanan administrasi kependudukan semakin menguat pasca kejadian ini.

Banyak pihak menilai sistem yang diterapkan di MPP masih terlalu kaku dan berfokus pada prosedur birokrasi, tanpa memperhatikan keselamatan dan kenyamanan warga.

Hingga saat ini, belum terlihat adanya jalur khusus bagi lansia, batasan waktu antrean yang wajar, maupun langkah-langkah mitigasi kesehatan untuk pengunjung di area pelayanan.

Menanggapi peristiwa ini, Kepala Dinas Pencatatan Sipil Kabupaten Gowa, Edy, memastikan pelayanan di MPP berjalan sesuai prosedur.

“Pelayanan kami sudah mengikuti SOP. Di sana, penyandang disabilitas dan lansia selalu diutamakan, sehingga antrean tidak terlalu lama,” jelas Edy, Rabu (4/2/2026).

BACA JUGA: 
Lansia Dilaporkan Hilang di Hutan Selayar, Pencarian Diperluas Hingga 5 Kilometer

Kanit II Pamapta Polres Gowa, Ipda S Rahayu, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, saat petugas tiba di lokasi, jenazah korban telah lebih dulu dievakuasi oleh pihak keluarga.

” Saat kami tiba di lokasi, jenazah korban sudah dievakuasi oleh keluarganya,” ujar Rahayu.

Tuai Kecaman Publik

Kritik terhadap pelayanan administrasi kependudukan semakin menguat pasca kejadian ini.

Banyak pihak menilai sistem yang diterapkan di MPP masih terlalu kaku dan berfokus pada prosedur birokrasi, tanpa memperhatikan keselamatan dan kenyamanan warga.

Hingga saat ini, belum terlihat adanya jalur khusus bagi lansia, batasan waktu antrean yang wajar, maupun langkah-langkah mitigasi kesehatan untuk pengunjung di area pelayanan.

Menanggapi peristiwa ini, Kepala Dinas Pencatatan Sipil Kabupaten Gowa, Edy, memastikan pelayanan di MPP berjalan sesuai prosedur.

“Pelayanan kami sudah mengikuti SOP. Di sana, penyandang disabilitas dan lansia selalu diutamakan, sehingga antrean tidak terlalu lama,” jelas Edy, Rabu (4/2/2026).

BACA JUGA: 
Pemkab Gowa Bagikan 3.608 Sertifikat Tanah ke Warga, Target 31.000 Bidang pada 2026

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru