Ia juga menilai bahwa keputusan ini menjadi momentum bagi seluruh pengurus PBNU untuk kembali bekerja secara total dalam menjalankan program-program organisasi.
“Dengan demikian, segenap jajaran pengurus PBNU kembali seperti semula dan kini saatnya fokus melaksanakan agenda-agenda keumatan yang sangat penting,” tandasnya.
Dengan selesainya dinamika internal ini, PCNU Bone berharap PBNU semakin kokoh dalam mengemban amanah umat dan terus berperan aktif dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kemasyarakatan.
Sebelumnya, Rapat pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang digelar di Jakarta pada Kamis (29/1/2026) memutuskan untuk memulihkan jabatan KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya sebagai Ketua Umum PBNU.
Rapat pleno juga menerima pengembalian mandat KH Zulfa Mustofa dari jabatan Penjabat Ketua Umum PBNU. (kar)

