24 C
Makassar
3 February 2026, 5:06 AM WITA

Warga Unra dan Mappalao Ulaweng Sepakati Pengembangan Bandara Arung Palakka Bone

Overview

  • Warga pemilik lahan menyatakan persetujuan perluasan bandara dalam audiensi resmi bersama pemerintah daerah.

  • Rencana pengembangan mencakup perpanjangan runway dari 1.400 meter menjadi 2.500 meter guna mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.

  • Pemerintah daerah berkomitmen mendukung pembangunan melalui penyediaan infrastruktur pendukung dengan tetap memperhatikan aspirasi masyarakat.

SulawesiPos.com – Warga pemilik lahan di Desa Unra dan Desa Mappalao Ulaweng, Kecamatan Awangpone, menyatakan kesepakatan mendukung rencana pengembangan Bandara Arung Palakka.

Kesepakatan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, di rumah jabatan bupati, Jalan Petta Ponggawae, Watampone, Kamis (29/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan warga menyerahkan bukti kesepakatan serta pernyataan tertulis terkait persetujuan rencana perluasan lahan bandara kepada pemerintah daerah.

Audiensi membahas rencana perpanjangan landasan pacu (runway) dari 1.400 meter menjadi 2.500 meter.

Perluasan ini diproyeksikan menjadi langkah strategis dalam pengembangan transportasi udara di Kabupaten Bone, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperlancar mobilitas masyarakat.

Selain menyatakan dukungan, warga juga menyampaikan sejumlah aspirasi, khususnya terkait persoalan teknis di lapangan yang selama ini dianggap menjadi kendala dan perlu diselesaikan sebelum proyek dijalankan.

Baca Juga: 
“Cappuni Bolaku”, Tangis Supu Pecah Melihat Rumahnya Ludes Terbakar di Carebbu Bone

Menanggapi hal tersebut, Bupati Andi Asman Sulaiman menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bone untuk mendukung rencana pengembangan bandara sesuai dengan kewenangan dan kemampuan daerah.

“Untuk tahap awal, pemerintah daerah dapat membantu melalui penganggaran pembangunan infrastruktur pendukung seperti irigasi, akses jalan, serta pemberdayaan tenaga kerja lokal di kawasan bandara. Selebihnya, kami belum bisa menjanjikan lebih dari itu karena masih perlu melihat dan memahami kondisi lapangan secara menyeluruh,” ujar Bupati.

Bupati menekankan bahwa pembangunan bandara tidak semata berorientasi pada proyek fisik, tetapi juga harus memperhatikan aspek keadilan sosial dan keberterimaan masyarakat.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka serta kerja sama yang baik antara pemerintah dan warga menjadi kunci agar rencana strategis ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

Overview

  • Warga pemilik lahan menyatakan persetujuan perluasan bandara dalam audiensi resmi bersama pemerintah daerah.

  • Rencana pengembangan mencakup perpanjangan runway dari 1.400 meter menjadi 2.500 meter guna mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.

  • Pemerintah daerah berkomitmen mendukung pembangunan melalui penyediaan infrastruktur pendukung dengan tetap memperhatikan aspirasi masyarakat.

SulawesiPos.com – Warga pemilik lahan di Desa Unra dan Desa Mappalao Ulaweng, Kecamatan Awangpone, menyatakan kesepakatan mendukung rencana pengembangan Bandara Arung Palakka.

Kesepakatan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, di rumah jabatan bupati, Jalan Petta Ponggawae, Watampone, Kamis (29/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan warga menyerahkan bukti kesepakatan serta pernyataan tertulis terkait persetujuan rencana perluasan lahan bandara kepada pemerintah daerah.

Audiensi membahas rencana perpanjangan landasan pacu (runway) dari 1.400 meter menjadi 2.500 meter.

Perluasan ini diproyeksikan menjadi langkah strategis dalam pengembangan transportasi udara di Kabupaten Bone, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperlancar mobilitas masyarakat.

Selain menyatakan dukungan, warga juga menyampaikan sejumlah aspirasi, khususnya terkait persoalan teknis di lapangan yang selama ini dianggap menjadi kendala dan perlu diselesaikan sebelum proyek dijalankan.

Baca Juga: 
Rakornas 2026, BerAmal Kawal Program Prioritas Presiden Prabowo

Menanggapi hal tersebut, Bupati Andi Asman Sulaiman menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bone untuk mendukung rencana pengembangan bandara sesuai dengan kewenangan dan kemampuan daerah.

“Untuk tahap awal, pemerintah daerah dapat membantu melalui penganggaran pembangunan infrastruktur pendukung seperti irigasi, akses jalan, serta pemberdayaan tenaga kerja lokal di kawasan bandara. Selebihnya, kami belum bisa menjanjikan lebih dari itu karena masih perlu melihat dan memahami kondisi lapangan secara menyeluruh,” ujar Bupati.

Bupati menekankan bahwa pembangunan bandara tidak semata berorientasi pada proyek fisik, tetapi juga harus memperhatikan aspek keadilan sosial dan keberterimaan masyarakat.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka serta kerja sama yang baik antara pemerintah dan warga menjadi kunci agar rencana strategis ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/