24 C
Makassar
3 February 2026, 5:06 AM WITA

Serahkan LHP Kinerja Bank Sulselbar, BPK Sulsel Catat Capaian Positif

Overview

  • Laporan kinerja periode 2023 hingga Semester I 2025 menyoroti efektivitas operasional Bank Sulselbar dalam menjalankan fungsi intermediasi.

  • BPK mencatat sejumlah capaian positif sekaligus menyampaikan rekomendasi strategis untuk penguatan tata kelola, teknologi informasi, dan pengendalian risiko.

  • Pemerintah Provinsi Sulsel dan DPRD diharapkan menindaklanjuti hasil pemeriksaan sebagai dasar evaluasi dan peningkatan kinerja perbankan daerah.

SulawesiPos.com – BPK Perwakilan Sulsel menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja atas Efektivitas Kegiatan Operasional Bank Pembangunan Daerah kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD Sulsel.

Penyerahan LHP tersebut dilakukan dalam sebuah kegiatan resmi yang digelar di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (28/1/2026), dan turut dihadiri Komisaris Utama PT Bank Sulselbar, Jufri Rahman.

LHP diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Winner Frangky Halomoan Manalu, kepada Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, selaku perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta kepada Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi.

Pemeriksaan tersebut mencakup periode Tahun 2023 hingga Semester I Tahun 2025.

Baca Juga: 
Tragis, Bayi Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Jembatan Taroada Maros

Dalam laporan hasil pemeriksaan, BPK menilai efektivitas kegiatan operasional PT Bank Sulselbar dalam mendukung fungsi intermediasi perbankan sebagai Bank Pembangunan Daerah.

Dari hasil pemeriksaan, BPK mencatat sejumlah capaian positif, di antaranya penerapan ISO 27001:2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi, pembentukan Security Operation Center (SOC), keterbukaan informasi produk Dana Pihak Ketiga (DPK), serta implementasi konsep three lines of defence dalam penyaluran kredit produktif.

Meski demikian, BPK juga memberikan beberapa rekomendasi strategis, seperti penguatan pelaporan berkala terkait pengamanan teknologi informasi, integrasi strategi pendanaan berbiaya murah dengan penyaluran kredit yang berorientasi pada profitabilitas, serta penetapan kebijakan pengendalian Non-Performing Loan (NPL) yang selaras dengan target risiko dan kinerja bank.

Menanggapi hal tersebut, Komisaris Utama PT Bank Sulselbar, Jufri Rahman, menyampaikan apresiasi atas pemeriksaan kinerja yang dilakukan BPK Sulsel secara profesional dan komprehensif.

“Hasil pemeriksaan ini akan menjadi acuan bagi Komisaris dan Direksi untuk bekerja ke depannya dalam mencermati persoalan yang dihadapi,” ungkapnya.

Baca Juga: 
Diskusi Luwu Raya, Jufri Rahman Sebut Pemekaran Dapat Sinyal Positif Dari Pemerintah Pusat

Ia berharap rekomendasi yang tertuang dalam LHP dapat mendorong peningkatan efektivitas operasional sekaligus memperkuat peran Bank Sulselbar dalam mendukung perekonomian daerah.

Overview

  • Laporan kinerja periode 2023 hingga Semester I 2025 menyoroti efektivitas operasional Bank Sulselbar dalam menjalankan fungsi intermediasi.

  • BPK mencatat sejumlah capaian positif sekaligus menyampaikan rekomendasi strategis untuk penguatan tata kelola, teknologi informasi, dan pengendalian risiko.

  • Pemerintah Provinsi Sulsel dan DPRD diharapkan menindaklanjuti hasil pemeriksaan sebagai dasar evaluasi dan peningkatan kinerja perbankan daerah.

SulawesiPos.com – BPK Perwakilan Sulsel menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja atas Efektivitas Kegiatan Operasional Bank Pembangunan Daerah kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD Sulsel.

Penyerahan LHP tersebut dilakukan dalam sebuah kegiatan resmi yang digelar di Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (28/1/2026), dan turut dihadiri Komisaris Utama PT Bank Sulselbar, Jufri Rahman.

LHP diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Winner Frangky Halomoan Manalu, kepada Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, selaku perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta kepada Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi.

Pemeriksaan tersebut mencakup periode Tahun 2023 hingga Semester I Tahun 2025.

Baca Juga: 
Ketua NU Bone Maju Calon Rektor IAIN, Usung Visi “Pangadereng”

Dalam laporan hasil pemeriksaan, BPK menilai efektivitas kegiatan operasional PT Bank Sulselbar dalam mendukung fungsi intermediasi perbankan sebagai Bank Pembangunan Daerah.

Dari hasil pemeriksaan, BPK mencatat sejumlah capaian positif, di antaranya penerapan ISO 27001:2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi, pembentukan Security Operation Center (SOC), keterbukaan informasi produk Dana Pihak Ketiga (DPK), serta implementasi konsep three lines of defence dalam penyaluran kredit produktif.

Meski demikian, BPK juga memberikan beberapa rekomendasi strategis, seperti penguatan pelaporan berkala terkait pengamanan teknologi informasi, integrasi strategi pendanaan berbiaya murah dengan penyaluran kredit yang berorientasi pada profitabilitas, serta penetapan kebijakan pengendalian Non-Performing Loan (NPL) yang selaras dengan target risiko dan kinerja bank.

Menanggapi hal tersebut, Komisaris Utama PT Bank Sulselbar, Jufri Rahman, menyampaikan apresiasi atas pemeriksaan kinerja yang dilakukan BPK Sulsel secara profesional dan komprehensif.

“Hasil pemeriksaan ini akan menjadi acuan bagi Komisaris dan Direksi untuk bekerja ke depannya dalam mencermati persoalan yang dihadapi,” ungkapnya.

Baca Juga: 
BBPOM Temukan 40 Makanan Kedaluwarsa di Makassar dan Gowa

Ia berharap rekomendasi yang tertuang dalam LHP dapat mendorong peningkatan efektivitas operasional sekaligus memperkuat peran Bank Sulselbar dalam mendukung perekonomian daerah.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/