24 C
Makassar
3 February 2026, 3:18 AM WITA

DP2KB Bone Gencarkan Sosialisasi Gizi untuk Wujudkan Zero Stunting

Overview

  • Sosialisasi gizi dan keluarga berencana dilakukan secara masif untuk meningkatkan kualitas keluarga dan menekan angka stunting di Kabupaten Bone.

  • Peran penyuluh lapangan, PKB, dan PLKB di seluruh kecamatan dioptimalkan agar edukasi pencegahan stunting menjangkau masyarakat lebih luas.

  • Peningkatan kapasitas kader menjadi fokus untuk memastikan program pengentasan stunting berjalan efektif dan tepat sasaran.

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) terus menggencarkan sosialisasi pentingnya asupan makanan bergizi sebagai bagian dari upaya mewujudkan Program Pemerintahan BerAmal (Andi Asman Sulaiman–Andi Akmal Pasluddin) menuju Bone Zero Stunting.

Langkah tersebut dilakukan secara masif sebagai strategi membangun keluarga berkualitas sekaligus menekan angka stunting di Kabupaten Bone.

Kepala DP2KB Kabupaten Bone, Andi Aswat, mengatakan arahan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, menekankan optimalisasi peran penyuluh lapangan, Petugas Keluarga Berencana (PKB), serta Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang tersebar di 27 kecamatan.

“Kami memastikan bahwa edukasi mengenai keluarga berencana dan pencegahan stunting tetap menjangkau masyarakat luas,” katanya kepada wartawan SulawesiPos.com, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga: 
BMKG Peringatkan Potensi Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah Sulsel Besok 6 Januari

Selain sosialisasi, DP2KB Bone juga aktif melaksanakan berbagai kegiatan pendukung untuk memastikan efektivitas program pengentasan stunting.

“Pemerintah BerAmal berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kader KB agar edukasi yang diberikan lebih maksimal dan tepat sasaran,” jelasnya.

Melalui sosialisasi yang masif dan berkelanjutan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat Bone terhadap pentingnya perencanaan keluarga serta pencegahan stunting terus meningkat. (kar)

Overview

  • Sosialisasi gizi dan keluarga berencana dilakukan secara masif untuk meningkatkan kualitas keluarga dan menekan angka stunting di Kabupaten Bone.

  • Peran penyuluh lapangan, PKB, dan PLKB di seluruh kecamatan dioptimalkan agar edukasi pencegahan stunting menjangkau masyarakat lebih luas.

  • Peningkatan kapasitas kader menjadi fokus untuk memastikan program pengentasan stunting berjalan efektif dan tepat sasaran.

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) terus menggencarkan sosialisasi pentingnya asupan makanan bergizi sebagai bagian dari upaya mewujudkan Program Pemerintahan BerAmal (Andi Asman Sulaiman–Andi Akmal Pasluddin) menuju Bone Zero Stunting.

Langkah tersebut dilakukan secara masif sebagai strategi membangun keluarga berkualitas sekaligus menekan angka stunting di Kabupaten Bone.

Kepala DP2KB Kabupaten Bone, Andi Aswat, mengatakan arahan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, menekankan optimalisasi peran penyuluh lapangan, Petugas Keluarga Berencana (PKB), serta Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang tersebar di 27 kecamatan.

“Kami memastikan bahwa edukasi mengenai keluarga berencana dan pencegahan stunting tetap menjangkau masyarakat luas,” katanya kepada wartawan SulawesiPos.com, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga: 
Spesialis Pembobol Celengan Masjid di Bone Diringkus Polisi, Hasil Curian Dipakai Bayar Utang

Selain sosialisasi, DP2KB Bone juga aktif melaksanakan berbagai kegiatan pendukung untuk memastikan efektivitas program pengentasan stunting.

“Pemerintah BerAmal berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kader KB agar edukasi yang diberikan lebih maksimal dan tepat sasaran,” jelasnya.

Melalui sosialisasi yang masif dan berkelanjutan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat Bone terhadap pentingnya perencanaan keluarga serta pencegahan stunting terus meningkat. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/