Categories: Sulsel

Bone Terima Rp29,4 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah, Bupati Pastikan Mutu Pendidikan Meningkat

Overview

  • Anggaran puluhan miliar dialokasikan untuk revitalisasi puluhan satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Bone.

  • Pelaksanaan program dilakukan secara swakelola oleh sekolah dengan target peningkatan mutu dan kualitas pendidikan.

  • Pemerintah daerah menekankan pemanfaatan bangunan secara optimal, pembelajaran aktif, serta pengembangan sekolah unggulan berbasis program tematik.

SulawesiPos.com – Kabupaten Bone menerima kucuran anggaran dari Kementerian Pendidikan melalui program revitalisasi bangunan sekolah pada Tahun Anggaran 2025.

Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp29.439.459.510 atau sekitar Rp29,4 miliar.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam, S.STP., mengatakan anggaran tersebut menyasar satuan pendidikan jenjang PAUD/TK, Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Rinciannya, jenjang PAUD/TK terdapat empat sekolah dengan total anggaran lebih dari Rp1,2 miliar.

Sementara SD sebanyak 31 sekolah dengan total anggaran lebih dari Rp23,8 miliar, dan SMP lima sekolah dengan total anggaran lebih dari Rp4,2 miliar.

“Pelaksanaannya melalui swakelola oleh masing-masing satuan pendidikan di Bone,” ungkapnya kepada wartawan SulawesiPos.com usai peresmian revitalisasi SD Inpres 3/77 Panyula Kelurahan Panyula Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone, Rabu (28/1/2026).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bone ini juga menegaskan, revitalisasi bangunan sekolah yang sebagian di antaranya telah rampung diharapkan membawa manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di Bone.

Sementara itu, Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, menegaskan bahwa revitalisasi gedung sekolah menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkualitas.

“Saya minta agar bangunan sekolah yang sudah direvitalisasi, agar dirawat. Dimanfaatkan dengan baik untuk peningkatan kualitas pendidikan di Bone,” kata Bupati.

Ia berharap keberadaan bangunan tersebut benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, terutama bagi peserta didik agar dapat memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

Bupati juga meminta Dinas Pendidikan memastikan proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga didukung dengan kegiatan praktikum dan pembelajaran di luar ruang kelas.

“Jadi tidak stagnan di dalam kelas saja, tapi ada juga pembelajaran di luar ruang kelas,” lanjut peraih tanda kehormatan presiden bidang pertanian ini.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bone itu turut mendorong optimalisasi program Pertanian Masuk Sekolah.

“Dinas Pertanian dan Ketapang saya harap mensukseskan program ini. Melakukan pendampingan termasuk merangkul komite sekolah,” tukasnya.

Selain itu, Bupati berharap ke depan dapat terbentuk kluster sekolah unggulan yang menjadi percontohan, tidak hanya di Bone tetapi juga di Sulawesi Selatan.

“Termasuk saya berharap agar anggaran dari pusat ini digunakan sesuai juknis. Membawa asas manfaat bagi masyarakat banyak,” pungkasnya. (kar)

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: Andi Asman Sulaiman Bone Bupati Bone Pendidikan