Bupati juga meminta Dinas Pendidikan memastikan proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga didukung dengan kegiatan praktikum dan pembelajaran di luar ruang kelas.
“Jadi tidak stagnan di dalam kelas saja, tapi ada juga pembelajaran di luar ruang kelas,” lanjut peraih tanda kehormatan presiden bidang pertanian ini.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bone itu turut mendorong optimalisasi program Pertanian Masuk Sekolah.
“Dinas Pertanian dan Ketapang saya harap mensukseskan program ini. Melakukan pendampingan termasuk merangkul komite sekolah,” tukasnya.
Selain itu, Bupati berharap ke depan dapat terbentuk kluster sekolah unggulan yang menjadi percontohan, tidak hanya di Bone tetapi juga di Sulawesi Selatan.
“Termasuk saya berharap agar anggaran dari pusat ini digunakan sesuai juknis. Membawa asas manfaat bagi masyarakat banyak,” pungkasnya. (kar)

