24 C
Makassar
3 February 2026, 5:04 AM WITA

Potensi Luwu Raya Jika Menjadi Provinsi Baru

Potensi energi terbarukan meliputi PLTA di Masamba, Sabbang, dan Seko, serta PLTP di Rongkong dan Masamba.

Selain itu, sektor pariwisata alam, religi, budaya, hingga sport tourism berpotensi menopang ekonomi masyarakat dan menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Luwu Timur, Kekuatan Energi dan Perkebunan

Kabupaten Luwu Timur dikenal sebagai salah satu daerah dengan kinerja pembangunan yang menonjol secara nasional.

Wilayah ini memiliki sumber daya alam melimpah, khususnya di sektor energi dan pertambangan, yang menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

Selain energi, sektor perkebunan juga menjadi andalan. Luwu Timur memiliki luas lahan kelapa sawit sekitar 18.485 hektare dengan produksi rata-rata mencapai 242.702 ton per tahun.

Tak hanya itu, daerah ini juga dikenal sebagai salah satu penghasil lada terbaik di Indonesia, dengan luas lahan 5.544 hektare dan produksi sekitar 3.819 ton per tahun.

Kombinasi sektor energi dan perkebunan menjadikan Luwu Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya yang strategis bagi Provinsi Luwu Raya.

Baca Juga: 
Korban Ketiga Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang Gunung Bulusaraung

Kota Palopo sebagai Pusat Jasa dan Perdagangan

Sebagai satu-satunya kota di Luwu Raya, Palopo memegang peran penting sebagai pusat jasa, perdagangan, dan distribusi.

Kota ini memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, industri kreatif, dan pariwisata.

Di sektor pertanian dan perkebunan, Palopo menghasilkan komoditas unggulan seperti kakao, kopi, dan kelapa.

Potensi energi terbarukan meliputi PLTA di Masamba, Sabbang, dan Seko, serta PLTP di Rongkong dan Masamba.

Selain itu, sektor pariwisata alam, religi, budaya, hingga sport tourism berpotensi menopang ekonomi masyarakat dan menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Luwu Timur, Kekuatan Energi dan Perkebunan

Kabupaten Luwu Timur dikenal sebagai salah satu daerah dengan kinerja pembangunan yang menonjol secara nasional.

Wilayah ini memiliki sumber daya alam melimpah, khususnya di sektor energi dan pertambangan, yang menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

Selain energi, sektor perkebunan juga menjadi andalan. Luwu Timur memiliki luas lahan kelapa sawit sekitar 18.485 hektare dengan produksi rata-rata mencapai 242.702 ton per tahun.

Tak hanya itu, daerah ini juga dikenal sebagai salah satu penghasil lada terbaik di Indonesia, dengan luas lahan 5.544 hektare dan produksi sekitar 3.819 ton per tahun.

Kombinasi sektor energi dan perkebunan menjadikan Luwu Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya yang strategis bagi Provinsi Luwu Raya.

Baca Juga: 
Prakiraan Cuaca Sulsel Hari Ini 10 Januari, Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Kota Palopo sebagai Pusat Jasa dan Perdagangan

Sebagai satu-satunya kota di Luwu Raya, Palopo memegang peran penting sebagai pusat jasa, perdagangan, dan distribusi.

Kota ini memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, industri kreatif, dan pariwisata.

Di sektor pertanian dan perkebunan, Palopo menghasilkan komoditas unggulan seperti kakao, kopi, dan kelapa.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/