Melalui Rapat Persiapan, BULOG Sulselbar Dorong Swasembada Pangan Berkelanjutan 2026

Overview

  • Perum BULOG Sulselbar mematangkan persiapan pengadaan dan operasional tahun 2026 guna memastikan keberlanjutan swasembada pangan nasional.

  • Rapat yang dipimpin Direktur OPP Perum BULOG menegaskan komitmen swasembada pangan berkelanjutan pasca capaian tahun 2025.

  • BULOG Sulselbar menargetkan pengadaan dan penjualan pangan bernilai triliunan rupiah dengan dukungan seluruh kantor cabang dan mitra penggilingan.

SulawesiPos.com – Perum BULOG Kantor Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menggelar rapat persiapan pengadaan dan operasional tahun 2026, akhir pekan lalu.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Perum BULOG Kanwil Sulselbar tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Operasional dan Pelayanan Publik (OPP) Perum BULOG, Andi Afdal, serta diikuti jajaran pimpinan wilayah dan pimpinan cabang se-Sulselbar.

Rapat ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah, sekaligus memastikan keberlanjutan swasembada pasca capaian tahun 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Afdal menegaskan pentingnya menjaga konsistensi swasembada pangan secara berkelanjutan.

BACA JUGA: 
Menko Pangan Zulhas Hadiri Panen Raya di Maros, Optimistis Produksi Beras Tembus 4 Juta Ton Tahun Ini

“Kita pastikan bahwa komitmen ini bukan komitmen satu tahun. Tahun ini kita swasembada pangan, tapi yang digaungkan di 2026 adalah swasembada berkelanjutan. Bukan cuma satu kali, setelah itu tidak lagi. Kita setelah 2026 ini terus. Jadi swasembada 2027, 2028, 2029 dan seterusnya,” tegas Afdal kepada wartawan, Senin (26/1/2026).

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh para pemimpin cabang se-Sulselbar terkait pelaksanaan pengadaan dan operasional tahun 2026.

Selain itu, turut dilakukan penandatanganan komitmen dukungan mitra kerja pengadaan dalam pelaksanaan penugasan pengadaan gabah dan beras tahun 2026 untuk Cadangan Pangan Pemerintah (CBP).

Untuk tahun 2026, Perum BULOG Sulselbar menargetkan pengadaan komoditas PSO (Public Service Obligation) berupa Gabah Kering Panen (GKP) sebesar 1.189.547 ton, beras 93.320 ton, STR beras 697.610 ton, serta jagung sebanyak 150.000 ton.

Target pengadaan tersebut mencakup 11 kantor cabang, yakni Makassar, Parepare, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Wajo, Bone, Bulukumba, Palopo, Polewali Mandar (Polman), dan Mamuju.

BACA JUGA: 
Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras Premium ke Arab Saudi, Mentan Amran: Aksi Nyata, Bukan Ilusi

Sementara itu, target penjualan tahun 2026 per kantor cabang antara lain Makassar sebesar Rp55.976.185.382, Parepare Rp447.359.530.776, Pinrang Rp248.383.871.710, Sidrap Rp241.377.973.648.

Overview

  • Perum BULOG Sulselbar mematangkan persiapan pengadaan dan operasional tahun 2026 guna memastikan keberlanjutan swasembada pangan nasional.

  • Rapat yang dipimpin Direktur OPP Perum BULOG menegaskan komitmen swasembada pangan berkelanjutan pasca capaian tahun 2025.

  • BULOG Sulselbar menargetkan pengadaan dan penjualan pangan bernilai triliunan rupiah dengan dukungan seluruh kantor cabang dan mitra penggilingan.

SulawesiPos.com – Perum BULOG Kantor Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menggelar rapat persiapan pengadaan dan operasional tahun 2026, akhir pekan lalu.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Perum BULOG Kanwil Sulselbar tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Operasional dan Pelayanan Publik (OPP) Perum BULOG, Andi Afdal, serta diikuti jajaran pimpinan wilayah dan pimpinan cabang se-Sulselbar.

Rapat ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah, sekaligus memastikan keberlanjutan swasembada pasca capaian tahun 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Afdal menegaskan pentingnya menjaga konsistensi swasembada pangan secara berkelanjutan.

BACA JUGA: 
Jelang Idul Fitri 1447 H, Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 88.809 Keluarga di Makassar

“Kita pastikan bahwa komitmen ini bukan komitmen satu tahun. Tahun ini kita swasembada pangan, tapi yang digaungkan di 2026 adalah swasembada berkelanjutan. Bukan cuma satu kali, setelah itu tidak lagi. Kita setelah 2026 ini terus. Jadi swasembada 2027, 2028, 2029 dan seterusnya,” tegas Afdal kepada wartawan, Senin (26/1/2026).

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh para pemimpin cabang se-Sulselbar terkait pelaksanaan pengadaan dan operasional tahun 2026.

Selain itu, turut dilakukan penandatanganan komitmen dukungan mitra kerja pengadaan dalam pelaksanaan penugasan pengadaan gabah dan beras tahun 2026 untuk Cadangan Pangan Pemerintah (CBP).

Untuk tahun 2026, Perum BULOG Sulselbar menargetkan pengadaan komoditas PSO (Public Service Obligation) berupa Gabah Kering Panen (GKP) sebesar 1.189.547 ton, beras 93.320 ton, STR beras 697.610 ton, serta jagung sebanyak 150.000 ton.

Target pengadaan tersebut mencakup 11 kantor cabang, yakni Makassar, Parepare, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Wajo, Bone, Bulukumba, Palopo, Polewali Mandar (Polman), dan Mamuju.

BACA JUGA: 
Menko Pangan Zulhas Hadiri Panen Raya di Maros, Optimistis Produksi Beras Tembus 4 Juta Ton Tahun Ini

Sementara itu, target penjualan tahun 2026 per kantor cabang antara lain Makassar sebesar Rp55.976.185.382, Parepare Rp447.359.530.776, Pinrang Rp248.383.871.710, Sidrap Rp241.377.973.648.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru