“Dengan adanya Sekolah Rakyat, kami sebagai orang tua merasa lebih tenang karena anak-anak tetap bisa sekolah dengan fasilitas yang baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone, H. Jemmy, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat memang dirancang khusus untuk masyarakat dari kalangan kurang mampu dengan kriteria penerimaan tertentu.
Ada kriteria yang ditetapkan, misalnya dari keluarga tidak mampu. Karena memang Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, Sekolah Rakyat menerapkan sistem asrama, di mana seluruh siswa tinggal dan mengikuti kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah.
Selain itu, kebutuhan dasar siswa juga ditanggung sepenuhnya.
Anak-anak menginap. Mereka juga difasilitasi makan tiga kali sehari,” pungkasnya.

