24 C
Makassar
3 February 2026, 3:19 AM WITA

Tangis Haru Warnai Laporan Tim SAR di Hari Ketujuh Pencarian ATR 42-500

Overview

  • Tim SAR gabungan memastikan seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung telah ditemukan pada hari ketujuh operasi pencarian.

  • Suasana haru mewarnai penyampaian laporan di lapangan ketika perwakilan tim SAR menangis saat mengonfirmasi temuan seluruh korban.

  • Operasi pencarian melibatkan Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta relawan yang bekerja terpadu di medan berat Maros–Pangkep.

SulawesiPos.com – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan, memasuki hari ketujuh pada Jumat (23/1/2026).

Hingga pagi hari, kondisi cuaca di lokasi operasi terpantau cerah dan mendukung upaya pencarian.

Di tengah proses penyampaian laporan perkembangan operasi, suasana haru tak terbendung.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar selaku On Scene Coordinator (OSC), Andi Sultan, tak kuasa menahan tangis saat berbicara di depan wartawan.

Momen tersebut terjadi ketika Andi Sultan menyampaikan kabar bahwa seluruh korban pesawat ATR 42-500 telah ditemukan.

Baca Juga: 
Agam Rinjani Tiba di Pangkep, Turun ke Medan Terjal Bantu Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

Ia mengungkapkan, paket temuan korban saat ini tengah dalam proses penanganan dan evakuasi oleh tim SAR gabungan.

“Korban kesepuluh pada pukul 09.16, Alhamdulillah ditemukan,” ucapnya dengan suara bergetar.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga relawan dan petugas pemadam kebakaran.

Seluruh tim terus bekerja secara terpadu di medan yang berat demi menuntaskan proses pencarian dan evakuasi.

Tangis haru yang pecah di lokasi menjadi gambaran betapa berat dan emosionalnya perjuangan tim di lapangan.

Overview

  • Tim SAR gabungan memastikan seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung telah ditemukan pada hari ketujuh operasi pencarian.

  • Suasana haru mewarnai penyampaian laporan di lapangan ketika perwakilan tim SAR menangis saat mengonfirmasi temuan seluruh korban.

  • Operasi pencarian melibatkan Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta relawan yang bekerja terpadu di medan berat Maros–Pangkep.

SulawesiPos.com – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan, memasuki hari ketujuh pada Jumat (23/1/2026).

Hingga pagi hari, kondisi cuaca di lokasi operasi terpantau cerah dan mendukung upaya pencarian.

Di tengah proses penyampaian laporan perkembangan operasi, suasana haru tak terbendung.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar selaku On Scene Coordinator (OSC), Andi Sultan, tak kuasa menahan tangis saat berbicara di depan wartawan.

Momen tersebut terjadi ketika Andi Sultan menyampaikan kabar bahwa seluruh korban pesawat ATR 42-500 telah ditemukan.

Baca Juga: 
Tabur 1 Ton Bahan Semai, Modifikasi Cuaca Bantu Evakuasi Hingga Seluruh Korban ATR Bulusaraung Ditemukan

Ia mengungkapkan, paket temuan korban saat ini tengah dalam proses penanganan dan evakuasi oleh tim SAR gabungan.

“Korban kesepuluh pada pukul 09.16, Alhamdulillah ditemukan,” ucapnya dengan suara bergetar.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga relawan dan petugas pemadam kebakaran.

Seluruh tim terus bekerja secara terpadu di medan yang berat demi menuntaskan proses pencarian dan evakuasi.

Tangis haru yang pecah di lokasi menjadi gambaran betapa berat dan emosionalnya perjuangan tim di lapangan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/