Hari Ketujuh Operasi SAR, Seluruh Korban Pesawat ATR di Bulusaraung Akhirnya Ditemukan

Meski sebagian besar jenazah ditemukan terpisah, Syafii menegaskan status korban tetap sama sebagai jenazah kecelakaan pesawat.

“Korban tetap berupa jenazah, hanya saja ada bagian tubuh yang tidak lengkap,” ujarnya.

Hingga Jumat pagi, sembilan kantong jenazah telah berhasil dipacking. Satu korban lainnya masih dalam proses evakuasi sebelum dilakukan pengemasan.

“Sehingga total sudah 10 jenazah, baik yang utuh maupun body part. Body part terakhir ditemukan sekitar pukul 08.40 Wita berdasarkan laporan tim di lapangan,” jelasnya.

Medan Ekstrem dan Laporan Beruntun dari Tim Tombak

Operasi pencarian berlangsung di medan ekstrem dengan kedalaman jurang bervariasi, mulai dari 100 meter hingga lebih dari 500 meter dari puncak lokasi jatuhnya pesawat.

Kondisi ini membuat tidak semua personel bisa diterjunkan. Hanya tim dengan keahlian khusus penyelamatan di medan curam yang diizinkan turun.

Untuk mendukung operasi, SAR juga melibatkan pesawat dengan spesifikasi khusus, termasuk unsur Combat SAR dari TNI Angkatan Udara.

BACA JUGA: 
Satu Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Lereng Gunung Bulusaraung

Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf. Dody Priyo Hadi mengungkapkan, dua temuan terakhir dilaporkan beruntun pada Jumat pagi.

Meski sebagian besar jenazah ditemukan terpisah, Syafii menegaskan status korban tetap sama sebagai jenazah kecelakaan pesawat.

“Korban tetap berupa jenazah, hanya saja ada bagian tubuh yang tidak lengkap,” ujarnya.

Hingga Jumat pagi, sembilan kantong jenazah telah berhasil dipacking. Satu korban lainnya masih dalam proses evakuasi sebelum dilakukan pengemasan.

“Sehingga total sudah 10 jenazah, baik yang utuh maupun body part. Body part terakhir ditemukan sekitar pukul 08.40 Wita berdasarkan laporan tim di lapangan,” jelasnya.

Medan Ekstrem dan Laporan Beruntun dari Tim Tombak

Operasi pencarian berlangsung di medan ekstrem dengan kedalaman jurang bervariasi, mulai dari 100 meter hingga lebih dari 500 meter dari puncak lokasi jatuhnya pesawat.

Kondisi ini membuat tidak semua personel bisa diterjunkan. Hanya tim dengan keahlian khusus penyelamatan di medan curam yang diizinkan turun.

Untuk mendukung operasi, SAR juga melibatkan pesawat dengan spesifikasi khusus, termasuk unsur Combat SAR dari TNI Angkatan Udara.

BACA JUGA: 
Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros, Bawa 10 Orang Termasuk Tiga Pegawai KKP

Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf. Dody Priyo Hadi mengungkapkan, dua temuan terakhir dilaporkan beruntun pada Jumat pagi.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru