24 C
Makassar
3 February 2026, 6:35 AM WITA

9 Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Ditemukan, Satu Masih Dicari

Overview

  • Basarnas Makassar memastikan sembilan dari sepuluh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung telah ditemukan hingga hari keenam operasi SAR.
  • Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian satu korban terakhir kecelakaan pesawat ATR 42-500 di wilayah Pangkep, Sulawesi Selatan.
  • Selain mengevakuasi korban, tim di lapangan juga menemukan puing-puing pesawat yang tersebar di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.

SulawesiPos.com – Tim SAR gabungan kembali mencatat perkembangan signifikan dalam operasi pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.

Hingga hari keenam pelaksanaan operasi, Kamis (22/1/2026), sebanyak sembilan dari total 10 penumpang telah berhasil ditemukan.

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muh Arif, mengatakan bahwa pada hari ini tim di lapangan berhasil mengevakuasi enam korban tambahan, sehingga jumlah korban yang telah ditemukan bertambah signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.

“Total yang kita dapatkan sekarang sembilan orang. Khusus hari ini, ada enam korban yang berhasil dievakuasi dalam kondisi tidak utuh,” ujar Muh Arif.

Dengan capaian tersebut, tim SAR kini memfokuskan upaya pencarian pada satu korban terakhir yang masih belum ditemukan.

Baca Juga: 
Eks Bangunan Lapas Watampone, Saksi Sejarah Eksekusi Tahanan Diduga PKI

Arif menjelaskan, kelanjutan operasi SAR akan bergantung pada hasil pencarian korban terakhir tersebut.

“Jika satu korban terakhir ini berhasil ditemukan, maka Operasi SAR secara resmi akan kami tutup karena korban sudah lengkap. Namun, jika belum, kami tetap mengikuti batas waktu ketentuan atau menunggu keputusan perpanjangan dari Kabasarnas,” tegas Arif.

Selain mengevakuasi korban, tim SAR gabungan juga menemukan sejumlah puing pesawat yang tersebar di sekitar lokasi penemuan jenazah. Sebaran puing-puing tersebut berada pada jarak yang bervariasi dari titik utama lokasi jatuhnya pesawat.

“Puing-puing berada di sekitar lokasi korban. Ada yang jaraknya 20 sampai 30 meter, dan yang paling jauh sekitar 49 meter dari titik utama,” tambahnya.

Operasi pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan personel, mengingat medan Gunung Bulusaraung yang terjal dan kondisi cuaca yang dinamis.

Overview

  • Basarnas Makassar memastikan sembilan dari sepuluh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung telah ditemukan hingga hari keenam operasi SAR.
  • Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian satu korban terakhir kecelakaan pesawat ATR 42-500 di wilayah Pangkep, Sulawesi Selatan.
  • Selain mengevakuasi korban, tim di lapangan juga menemukan puing-puing pesawat yang tersebar di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.

SulawesiPos.com – Tim SAR gabungan kembali mencatat perkembangan signifikan dalam operasi pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.

Hingga hari keenam pelaksanaan operasi, Kamis (22/1/2026), sebanyak sembilan dari total 10 penumpang telah berhasil ditemukan.

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muh Arif, mengatakan bahwa pada hari ini tim di lapangan berhasil mengevakuasi enam korban tambahan, sehingga jumlah korban yang telah ditemukan bertambah signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.

“Total yang kita dapatkan sekarang sembilan orang. Khusus hari ini, ada enam korban yang berhasil dievakuasi dalam kondisi tidak utuh,” ujar Muh Arif.

Dengan capaian tersebut, tim SAR kini memfokuskan upaya pencarian pada satu korban terakhir yang masih belum ditemukan.

Baca Juga: 
Penemuan Korban Kedua ATR 42-500 Dekat Kepala Pesawat

Arif menjelaskan, kelanjutan operasi SAR akan bergantung pada hasil pencarian korban terakhir tersebut.

“Jika satu korban terakhir ini berhasil ditemukan, maka Operasi SAR secara resmi akan kami tutup karena korban sudah lengkap. Namun, jika belum, kami tetap mengikuti batas waktu ketentuan atau menunggu keputusan perpanjangan dari Kabasarnas,” tegas Arif.

Selain mengevakuasi korban, tim SAR gabungan juga menemukan sejumlah puing pesawat yang tersebar di sekitar lokasi penemuan jenazah. Sebaran puing-puing tersebut berada pada jarak yang bervariasi dari titik utama lokasi jatuhnya pesawat.

“Puing-puing berada di sekitar lokasi korban. Ada yang jaraknya 20 sampai 30 meter, dan yang paling jauh sekitar 49 meter dari titik utama,” tambahnya.

Operasi pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan personel, mengingat medan Gunung Bulusaraung yang terjal dan kondisi cuaca yang dinamis.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/