Agam Rinjani Tiba di Pangkep, Turun ke Medan Terjal Bantu Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

Agam menekankan bahwa operasi SAR di kawasan Gunung Bulusaraung tidak mudah. Cuaca ekstrem, angin kencang, dan kabut tebal menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR.

“Saat menolong, tim rescue harus aman terlebih dahulu. Itu yang bikin pencarian terhambat,” tambahnya.

Selain fokus pada pencarian korban, Agam berharap doa dari masyarakat dapat memperlancar proses evakuasi.

“Kami minta doanya seluruh warga Indonesia untuk mempercepat evakuasi dan semoga korban bisa segera diturunkan dari atas gunung,” pungkasnya.

Operasi SAR ini melibatkan lebih dari seribu personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan komunitas kemanusiaan, dengan dukungan peralatan darat dan udara, untuk memastikan setiap korban dapat ditemukan dan ditangani dengan standar keselamatan tinggi.

BACA JUGA: 
Tim SAR Evakuasi Udara Korban ATR di Puncak Bulusaraung Pagi Ini Usai Tertunda Akibat Medan Berat

Agam menekankan bahwa operasi SAR di kawasan Gunung Bulusaraung tidak mudah. Cuaca ekstrem, angin kencang, dan kabut tebal menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR.

“Saat menolong, tim rescue harus aman terlebih dahulu. Itu yang bikin pencarian terhambat,” tambahnya.

Selain fokus pada pencarian korban, Agam berharap doa dari masyarakat dapat memperlancar proses evakuasi.

“Kami minta doanya seluruh warga Indonesia untuk mempercepat evakuasi dan semoga korban bisa segera diturunkan dari atas gunung,” pungkasnya.

Operasi SAR ini melibatkan lebih dari seribu personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan komunitas kemanusiaan, dengan dukungan peralatan darat dan udara, untuk memastikan setiap korban dapat ditemukan dan ditangani dengan standar keselamatan tinggi.

BACA JUGA: 
Helikopter Caracal Sisir Lokasi Pesawat ATR Jatuh di Leang-Leang dan Gunung Bulusaraung

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru