27.4 C
Makassar
19 January 2026, 12:03 PM WITA

Kecelakaan ATR 42-500 di Maros, Spesialis dari Pabrikan Pesawat Dikerahkan

Overview

  • Pabrikan ATR asal Prancis mengirim tim spesialis untuk membantu investigasi kecelakaan ATR 42-500 di Maros.
  • Serpihan pesawat ditemukan di kawasan Gunung Bulusaraung, dengan bagian badan dan ekor berada dekat puncak.
  • Tim SAR gabungan memprioritaskan pencarian dan evakuasi korban di medan pegunungan yang sulit.

SulawesiPos.com – Tim spesialis dari pabrikan pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah dikerahkan untuk memberikan dukungan teknis.

Pabrikan pesawat tersebut, Avions de Transport Régional (ATR) asal Prancis, menyatakan telah menerima laporan terkait kecelakaan yang terjadi di Indonesia dan menyampaikan perhatian terhadap seluruh pihak yang terdampak.

“ATR telah menerima informasi sebuah kecelakaan terjadi di Indonesia yang melubatkan ATR 42-500. Perhatian utama kami tertuju pada semua pihak yang terdampak kecelakaan itu,” keterangan pihak ATR dikutip dari laman resmi perusahaan, Senin (19/1/2026).

ATR menyampaikan bahwa pihaknya akan mendukung proses investigasi kecelakaan dengan mengirimkan tim spesialis .

“Para spesialis ATR terlibat untuk mendukung investigasi yang dipimpin otoritas Indonesia dan operator,” ucap ATR.

Baca Juga: 
KNKT Sebut Pesawat ATR 42-500 Tabrak Lereng Gunung Bulusaraung

Sebelumnya diberitakan, pesawat ATR 42-500 tersebut terbang dari Yogyakarta menuju Makassar dengan membawa 10 orang yang terdiri atas tujuh kru dan tiga penumpang.

Overview

  • Pabrikan ATR asal Prancis mengirim tim spesialis untuk membantu investigasi kecelakaan ATR 42-500 di Maros.
  • Serpihan pesawat ditemukan di kawasan Gunung Bulusaraung, dengan bagian badan dan ekor berada dekat puncak.
  • Tim SAR gabungan memprioritaskan pencarian dan evakuasi korban di medan pegunungan yang sulit.

SulawesiPos.com – Tim spesialis dari pabrikan pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah dikerahkan untuk memberikan dukungan teknis.

Pabrikan pesawat tersebut, Avions de Transport Régional (ATR) asal Prancis, menyatakan telah menerima laporan terkait kecelakaan yang terjadi di Indonesia dan menyampaikan perhatian terhadap seluruh pihak yang terdampak.

“ATR telah menerima informasi sebuah kecelakaan terjadi di Indonesia yang melubatkan ATR 42-500. Perhatian utama kami tertuju pada semua pihak yang terdampak kecelakaan itu,” keterangan pihak ATR dikutip dari laman resmi perusahaan, Senin (19/1/2026).

ATR menyampaikan bahwa pihaknya akan mendukung proses investigasi kecelakaan dengan mengirimkan tim spesialis .

“Para spesialis ATR terlibat untuk mendukung investigasi yang dipimpin otoritas Indonesia dan operator,” ucap ATR.

Baca Juga: 
Menteri Agama Puji Kinerja Mentan Amran Antar Indonesia Swasembada Beras

Sebelumnya diberitakan, pesawat ATR 42-500 tersebut terbang dari Yogyakarta menuju Makassar dengan membawa 10 orang yang terdiri atas tujuh kru dan tiga penumpang.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/