30 C
Makassar
18 January 2026, 15:58 PM WITA

Kemenag Sulsel Ingatkan Jamaah Umrah: Luruskan Niat, Jangan Tergiur Biaya Murah

Overview

  • Kakanwil Kemenag Sulsel mengingatkan jamaah agar fokus beribadah umrah dan tidak tergiur penawaran biaya murah yang berisiko.

  • Imbauan tersebut disampaikan saat manasik 116 jamaah Al Jasiyah Travel yang dirangkaikan dengan milad ke-12 di Makassar.

  • Kemenag menekankan pentingnya memilih PPIU resmi demi keamanan dan kenyamanan jamaah selama di Tanah Suci.

SulawesiPos.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, mengingatkan jamaah agar menjalankan ibadah umrah dengan niat yang lurus serta tidak mudah tergoda penawaran biaya murah yang berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.

Pesan tersebut disampaikan Ikbal saat menghadiri kegiatan manasik umrah 116 jamaah Al Jasiyah Travel, yang dirangkaikan dengan peringatan milad ke-12 Al Jasiyah, di Hotel Swiss-Bellinn Panakkukang, Makassar, Minggu (18/1/2026).

Dalam sambutannya, Ikbal menegaskan bahwa umrah bukan sekadar perjalanan, melainkan ibadah yang harus dijalankan sesuai aturan dan prosedur resmi.

Ia meminta jamaah memahami regulasi keberangkatan agar terhindar dari praktik yang berisiko, termasuk penggunaan visa yang tidak sesuai peruntukannya.

Baca Juga: 
Cuaca Sulsel Hari Ini: BMKG Prediksi Hujan Ringan hingga Sedang

“Umrah itu perjalanan ibadah. Luruskan niat dan fokus beribadah. Pemerintah mengimbau jamaah agar tidak terjebak rayuan haji tanpa antre, apalagi yang tidak melalui prosedur resmi, seperti menggunakan visa non-haji,” ujar Ikbal dilansir dari Harian Fajar.

Ikbal juga menekankan pentingnya memilih Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang memiliki izin resmi dan rekam jejak pelayanan yang jelas.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi kunci utama untuk menghindari penipuan maupun persoalan hukum selama berada di Tanah Suci.

Kegiatan manasik tersebut diikuti oleh 116 jamaah yang dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi dalam waktu dekat bersama Al Jasiyah Travel.

Selain pembekalan teknis terkait tata cara ibadah, kegiatan ini juga menjadi ruang penguatan pemahaman jamaah tentang hak dan kewajiban selama menjalankan umrah.

Momentum manasik sekaligus dimanfaatkan Al Jasiyah Travel untuk merefleksikan 12 tahun perjalanan melayani jamaah umrah.

Overview

  • Kakanwil Kemenag Sulsel mengingatkan jamaah agar fokus beribadah umrah dan tidak tergiur penawaran biaya murah yang berisiko.

  • Imbauan tersebut disampaikan saat manasik 116 jamaah Al Jasiyah Travel yang dirangkaikan dengan milad ke-12 di Makassar.

  • Kemenag menekankan pentingnya memilih PPIU resmi demi keamanan dan kenyamanan jamaah selama di Tanah Suci.

SulawesiPos.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, mengingatkan jamaah agar menjalankan ibadah umrah dengan niat yang lurus serta tidak mudah tergoda penawaran biaya murah yang berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.

Pesan tersebut disampaikan Ikbal saat menghadiri kegiatan manasik umrah 116 jamaah Al Jasiyah Travel, yang dirangkaikan dengan peringatan milad ke-12 Al Jasiyah, di Hotel Swiss-Bellinn Panakkukang, Makassar, Minggu (18/1/2026).

Dalam sambutannya, Ikbal menegaskan bahwa umrah bukan sekadar perjalanan, melainkan ibadah yang harus dijalankan sesuai aturan dan prosedur resmi.

Ia meminta jamaah memahami regulasi keberangkatan agar terhindar dari praktik yang berisiko, termasuk penggunaan visa yang tidak sesuai peruntukannya.

Baca Juga: 
Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 Dilanjutkan Minggu Dini Hari, Tim Dibagi ke Sejumlah Sektor

“Umrah itu perjalanan ibadah. Luruskan niat dan fokus beribadah. Pemerintah mengimbau jamaah agar tidak terjebak rayuan haji tanpa antre, apalagi yang tidak melalui prosedur resmi, seperti menggunakan visa non-haji,” ujar Ikbal dilansir dari Harian Fajar.

Ikbal juga menekankan pentingnya memilih Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang memiliki izin resmi dan rekam jejak pelayanan yang jelas.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi kunci utama untuk menghindari penipuan maupun persoalan hukum selama berada di Tanah Suci.

Kegiatan manasik tersebut diikuti oleh 116 jamaah yang dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi dalam waktu dekat bersama Al Jasiyah Travel.

Selain pembekalan teknis terkait tata cara ibadah, kegiatan ini juga menjadi ruang penguatan pemahaman jamaah tentang hak dan kewajiban selama menjalankan umrah.

Momentum manasik sekaligus dimanfaatkan Al Jasiyah Travel untuk merefleksikan 12 tahun perjalanan melayani jamaah umrah.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/