Arif berharap metode yang diterapkan ini efektif dalam menemukan korban.
“Mudah-mudahan masih ada yang bisa kami evakuasi dalam keadaan selamat,” kata Arif.
Kepala seksi operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan SE mengatakan penemuan korban sejauh ini masih nihil.
“Baik potongan tubuh maupun bagian lainnya sejauh ini masih nihil,” katanya kepada SulawesiPost.com, Minggu (18/1/2026).
Proses pencarian masih berlangsung secara intensif dengan koordinasi antara tim darat dan udara hingga saat ini.
Sebelumnya diberitakan, pesawat ATR 42-500 dengan rute Yogyakarta-Makassar hilang kontak pada 13.17 Wita, sementara kepingan pesawat ditemukan di puncak Bulu Saraung.

