24.8 C
Makassar
19 January 2026, 1:21 AM WITA

Evakuasi Korban ATR 42-500 di Bulusaraung Dilanjutkan Besok Pagi

Overview

  • Evakuasi korban ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung akan dilanjutkan Senin pagi setelah tertunda karena medan ekstrem dan kabut tebal.

  • Tim SAR mendirikan camp sementara dan menyiapkan strategi evakuasi untuk memastikan keselamatan personel.

  • Hingga kini, satu jenazah telah ditemukan, sementara sembilan penumpang lainnya masih dalam pencarian.

SulawesiPos.com – Proses evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, akan dilanjutkan Senin (19/1/2026) pagi.

Tim SAR gabungan sempat menunda evakuasi satu korban yang ditemukan Minggu (18/1/2026) akibat medan ekstrem berupa jurang sedalam 200 meter dan kabut tebal yang membatasi jarak pandang hanya 3–5 meter.

Demi keselamatan personel, tim mendirikan camp sementara di lokasi dan menunggu kondisi cuaca membaik.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, menyatakan operasi pencarian akan dilakukan besok pagi.

“Operasi akan dilanjutkan pukul 05.00 WITA besok, dengan harapan kondisi cuaca membaik,” tuturnya.

Pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan diketahui membawa sepuluh orang.

Baca Juga: 
Tim SAR Sebut Sulit Jangkau Lokasi Penemuan Serpihan Pesawat ATR 42-500

Hingga saat ini, satu jenazah telah ditemukan, sementara sembilan penumpang lainnya masih dalam pencarian intensif di kawasan pegunungan Bulusaraung.

Tim SAR terus mempersiapkan peralatan dan strategi untuk memastikan keselamatan selama proses evakuasi.

Overview

  • Evakuasi korban ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung akan dilanjutkan Senin pagi setelah tertunda karena medan ekstrem dan kabut tebal.

  • Tim SAR mendirikan camp sementara dan menyiapkan strategi evakuasi untuk memastikan keselamatan personel.

  • Hingga kini, satu jenazah telah ditemukan, sementara sembilan penumpang lainnya masih dalam pencarian.

SulawesiPos.com – Proses evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, akan dilanjutkan Senin (19/1/2026) pagi.

Tim SAR gabungan sempat menunda evakuasi satu korban yang ditemukan Minggu (18/1/2026) akibat medan ekstrem berupa jurang sedalam 200 meter dan kabut tebal yang membatasi jarak pandang hanya 3–5 meter.

Demi keselamatan personel, tim mendirikan camp sementara di lokasi dan menunggu kondisi cuaca membaik.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, menyatakan operasi pencarian akan dilakukan besok pagi.

“Operasi akan dilanjutkan pukul 05.00 WITA besok, dengan harapan kondisi cuaca membaik,” tuturnya.

Pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan diketahui membawa sepuluh orang.

Baca Juga: 
KNKT Sebut Pesawat ATR 42-500 Tabrak Lereng Gunung Bulusaraung

Hingga saat ini, satu jenazah telah ditemukan, sementara sembilan penumpang lainnya masih dalam pencarian intensif di kawasan pegunungan Bulusaraung.

Tim SAR terus mempersiapkan peralatan dan strategi untuk memastikan keselamatan selama proses evakuasi.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/