27 C
Makassar
18 January 2026, 19:06 PM WITA

Dua Ton Telur Ikan Terbang Asal Takalar Tembus Pasar Tiongkok

Overview

  • Dua ton telur ikan terbang kering asal Takalar diekspor dari Makassar ke Xiamen, Tiongkok, melalui jalur udara internasional.

  • Seluruh komoditas perikanan tersebut telah lolos pemeriksaan ketat Karantina Sulawesi Selatan dan memenuhi standar negara tujuan.

  • Ekspor ini memperkuat daya saing perikanan Sulsel serta membuka peluang pasar global bagi pelaku usaha lokal.

SulawesiPos.com – Komoditas perikanan asal Sulawesi Selatan kembali menembus pasar internasional. Sebanyak dua ton Dried Flying Fish Roe atau telur ikan terbang kering diberangkatkan dari Makassar menuju Xiamen, Tiongkok, melalui jalur penerbangan internasional.

Pengiriman ini menandai semakin kuatnya posisi produk unggulan asal Kabupaten Takalar di pasar global, sekaligus menunjukkan daya saing perikanan Sulsel yang mampu memenuhi standar mutu negara tujuan ekspor.

Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah, menjelaskan bahwa seluruh produk yang diekspor telah melewati proses pemeriksaan dan pengawasan ketat sesuai ketentuan perkarantinaan.

“Kami telah memastikan 100 karton telur ikan terbang ini melewati serangkaian tindakan karantina. Berdasarkan pemeriksaan karantina yang dilakukan, komoditas ini dinyatakan sehat, dipastikan keamanan mutunya, dan memenuhi syarat negara tujuan,” ujarnya Minggu (18/1/2026) dikutip dari Antara.

Baca Juga: 
Pemprov Sulsel Mulai Tahapan Tender Preservasi Jalan Paket 6, Sasar 20 Ruas Strategis

Ia menambahkan, telur ikan terbang merupakan salah satu komoditas bernilai ekonomi tinggi yang berasal dari perairan Sulsel.

“Kami berharap ini dapat menjadi katalisator bagi pelaku usaha perikanan lainnya di Sulsel untuk meningkatkan skala produksi dan memperluas jangkauan pasar internasional,” tambahnya.

Karantina Sulsel pun berkomitmen terus mengawal ekspor komoditas perikanan, yang tidak hanya ditopang oleh nilai transaksi, tetapi juga oleh kepercayaan pasar terhadap kualitas dan keamanan produk.

Overview

  • Dua ton telur ikan terbang kering asal Takalar diekspor dari Makassar ke Xiamen, Tiongkok, melalui jalur udara internasional.

  • Seluruh komoditas perikanan tersebut telah lolos pemeriksaan ketat Karantina Sulawesi Selatan dan memenuhi standar negara tujuan.

  • Ekspor ini memperkuat daya saing perikanan Sulsel serta membuka peluang pasar global bagi pelaku usaha lokal.

SulawesiPos.com – Komoditas perikanan asal Sulawesi Selatan kembali menembus pasar internasional. Sebanyak dua ton Dried Flying Fish Roe atau telur ikan terbang kering diberangkatkan dari Makassar menuju Xiamen, Tiongkok, melalui jalur penerbangan internasional.

Pengiriman ini menandai semakin kuatnya posisi produk unggulan asal Kabupaten Takalar di pasar global, sekaligus menunjukkan daya saing perikanan Sulsel yang mampu memenuhi standar mutu negara tujuan ekspor.

Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah, menjelaskan bahwa seluruh produk yang diekspor telah melewati proses pemeriksaan dan pengawasan ketat sesuai ketentuan perkarantinaan.

“Kami telah memastikan 100 karton telur ikan terbang ini melewati serangkaian tindakan karantina. Berdasarkan pemeriksaan karantina yang dilakukan, komoditas ini dinyatakan sehat, dipastikan keamanan mutunya, dan memenuhi syarat negara tujuan,” ujarnya Minggu (18/1/2026) dikutip dari Antara.

Baca Juga: 
Pemprov Sulsel Kucurkan Rp380 M Perbaiki Jalan Perbatasan Kabupaten Bone

Ia menambahkan, telur ikan terbang merupakan salah satu komoditas bernilai ekonomi tinggi yang berasal dari perairan Sulsel.

“Kami berharap ini dapat menjadi katalisator bagi pelaku usaha perikanan lainnya di Sulsel untuk meningkatkan skala produksi dan memperluas jangkauan pasar internasional,” tambahnya.

Karantina Sulsel pun berkomitmen terus mengawal ekspor komoditas perikanan, yang tidak hanya ditopang oleh nilai transaksi, tetapi juga oleh kepercayaan pasar terhadap kualitas dan keamanan produk.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/