Dia mengatakan dengan tujuh bus yang beroperasi saat ini, masing-masing armada diberangkatkan setiap 30 menit.
“Nanti setelah total 15 unit bus beroperasi, maka masing-masing diharapkan dapat dilepas setiap 15 menit,” katanya.
Selain Koridor 5, Dishub Sulsel juga masih melakukan survei dan uji coba terbatas pada Koridor 1 dan Koridor 2.
Kehadiran Trans Sulsel diharapkan mampu menjadi kelanjutan layanan transportasi publik setelah Teman Bus berhenti beroperasi, guna memastikan mobilitas warga Sulawesi Selatan tetap lancar, nyaman, dan terkoneksi.
Adapun rute yang telah disiapkan meliputi Koridor 1 Panakkukang Square–Pelabuhan Galesong Takalar (PP), Koridor 2 Kampus Unhas Tamalanrea–Stasiun Kereta Api Mandai melalui Bandara Sultan Hasanuddin, serta Koridor 5 Kampus Unhas Tamalanrea–Kampus Teknik Unhas Gowa (PP).
Respons positif juga terlihat di media sosial. Sejumlah pengguna menyampaikan apresiasi atas kehadiran Trans Sulsel yang dinilai membantu mobilitas harian, terlebih selama masa uji coba layanan masih dapat dinikmati secara gratis.

