Overview
Kebakaran dini hari di Dusun Carebbu, Awangpone, Bone, menghanguskan tiga rumah warga saat penghuni sedang tertidur lelap.
Supu (60) hanya sempat menyelamatkan keluarganya sebelum rumahnya ludes dilalap api yang diduga akibat korsleting listrik.
Tidak ada korban jiwa, namun para korban kini kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan darurat.
SulawesiPos.com – Kamis dini hari (15/1/2026), menjadi malam paling kelam bagi Supu (60), warga Dusun Carebbu, Desa Carebbu, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Rumah yang selama ini ia tempati bersama keluarga ludes dilahap si jago merah.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 WITA, saat Supu dan seluruh anggota keluarganya tertidur pulas.
Ia tersadar setelah merasakan hawa panas menyelimuti rumah. Ketika terbangun, api sudah menjalar hampir ke seluruh bagian bangunan.
Tanpa sempat menyelamatkan harta benda, Supu memilih fokus menyelamatkan keluarganya keluar rumah.
Ia berteriak meminta tolong kepada warga sekitar, berharap api bisa segera dipadamkan.
Selain rumah milik Supu, kebakaran di Dusun Carebbu juga menghanguskan dua rumah warga lainnya, masing-masing milik Rosmini dan Baha.
Kobaran api dengan cepat meluas karena sebagian besar bangunan rumah berbahan kayu.
“Cappuni bolaku (habis rumahku),” tangis Supu pecah saat menyaksikan rumahnya rata dengan tanah.
Hal serupa disampaikan Risna (33), anak Supu, yang turut menjadi saksi mencekamnya peristiwa tersebut.
“Kami semua tertidur saat Bapak teriak ‘api, api’. Sudah besar memang apinya,” ujarnya.
Berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga kuat dipicu korsleting listrik.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 WITA dan berhasil memadamkan api satu jam kemudian.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun para korban kini kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan uluran tangan para dermawan untuk memenuhi kebutuhan darurat pascakebakaran. (kar/ayi)