30 C
Makassar
18 January 2026, 15:57 PM WITA

Elpiji 3 Kg Langka di Bone, Warga Berburu Tabung hingga Kabupaten Tetangga

Overview

  • Kelangkaan elpiji 3 Kg di Kabupaten Bone telah berlangsung sekitar tiga pekan dan memaksa warga mencari tabung gas hingga ke kabupaten tetangga.

  • Terbatasnya pasokan membuat harga elpiji 3 Kg di tingkat pengecer naik hingga Rp35.000 per tabung dari harga normal.

  • Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pemerintah daerah maupun Pertamina terkait penyebab dan solusi kelangkaan elpiji tersebut.

SulawesiPos.com – Kelangkaan elpiji 3 kilogram atau tabung melon terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Kondisi ini dilaporkan telah berlangsung selama sekitar tiga pekan terakhir dan berdampak langsung pada aktivitas rumah tangga warga.

Untuk mendapatkan elpiji 3 Kg, sebagian warga bahkan harus berburu tabung gas hingga ke kabupaten tetangga.

“Kita sudah minta PT Pertamina Patra Niaga untuk tambahan kuota. Alhamdulillah respons pertamina, dia meminta rekomendasi alokasi penambahan kuota untuk menanggulangi kelangkaan elpiji 3 kg,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bone, H Rusdi kepada wartawan SPos (SulawesiPos.com), Rabu (14/1/2026).

Salah satunya dialami Sumarni, warga Kecamatan Dua Boccoe. Ia mengaku baru bisa memperoleh elpiji 3 Kg di Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo, setelah mendapat informasi bahwa stok masih tersedia meski terbatas.

Baca Juga: 
Prakiraan Cuaca Sulsel 7 Januari, BMKG: Waspada Risiko Banjir dan Tanah Longsor

“Saya tanya teman di sana, katanya masih ada stoknya tapi terbatas. Jadi saya langsung ke sana. Daripada tidak bisa memasak,” katanya.

Hal serupa dialami Indah, warga Kecamatan Tellusiattinge. Ia mengaku telah berkeliling mencari elpiji 3 Kg hingga ke Kecamatan Awangpone, yang berjarak belasan kilometer dari tempat tinggalnya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Overview

  • Kelangkaan elpiji 3 Kg di Kabupaten Bone telah berlangsung sekitar tiga pekan dan memaksa warga mencari tabung gas hingga ke kabupaten tetangga.

  • Terbatasnya pasokan membuat harga elpiji 3 Kg di tingkat pengecer naik hingga Rp35.000 per tabung dari harga normal.

  • Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pemerintah daerah maupun Pertamina terkait penyebab dan solusi kelangkaan elpiji tersebut.

SulawesiPos.com – Kelangkaan elpiji 3 kilogram atau tabung melon terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Kondisi ini dilaporkan telah berlangsung selama sekitar tiga pekan terakhir dan berdampak langsung pada aktivitas rumah tangga warga.

Untuk mendapatkan elpiji 3 Kg, sebagian warga bahkan harus berburu tabung gas hingga ke kabupaten tetangga.

“Kita sudah minta PT Pertamina Patra Niaga untuk tambahan kuota. Alhamdulillah respons pertamina, dia meminta rekomendasi alokasi penambahan kuota untuk menanggulangi kelangkaan elpiji 3 kg,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bone, H Rusdi kepada wartawan SPos (SulawesiPos.com), Rabu (14/1/2026).

Salah satunya dialami Sumarni, warga Kecamatan Dua Boccoe. Ia mengaku baru bisa memperoleh elpiji 3 Kg di Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo, setelah mendapat informasi bahwa stok masih tersedia meski terbatas.

Baca Juga: 
DP2KB Bone Terima Anggaran Rp7,5 Miliar, Fokus Perkuat Program Pencegahan Stunting

“Saya tanya teman di sana, katanya masih ada stoknya tapi terbatas. Jadi saya langsung ke sana. Daripada tidak bisa memasak,” katanya.

Hal serupa dialami Indah, warga Kecamatan Tellusiattinge. Ia mengaku telah berkeliling mencari elpiji 3 Kg hingga ke Kecamatan Awangpone, yang berjarak belasan kilometer dari tempat tinggalnya. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/