27 C
Makassar
18 January 2026, 17:36 PM WITA

Viral Video Cekcok Guru Honorer Jeneponto, Posisi Diganti Adik Kepsek Usai Mengabdi 4 Tahun

Menanggapi protes itu, kepala sekolah menyatakan bahwa kebijakan yang diambilnya mengacu pada aturan yang berlaku dan sebagai pimpinan sekolah, ia mengaku tidak bisa menentang keputusan tersebut.

“Semua yang nujelaskan saya sudah tahu, tapi saya sebagai pimpinan di sini tidak bisa melawan aturan,” ucap kepala sekolah dalam video.

Perdebatan pun semakin memuncak. Guru honorer sempat berdiri dari tempat duduknya sebelum diminta kembali duduk.

Tak lama kemudian, kepala sekolah secara terbuka menyampaikan pemberhentian terhadap guru honorer tersebut di hadapan pihak lain yang berada di ruangan.

“Sekarang begini, kau berhenti jadi honor, saya keluarkan kau, titik. Jangan melawan,” katanya sembari meninggalkan ruangan,” ujar kepala sekolah sebelum meninggalkan ruangan.

Berdasarkan informasi yang beredar, pemecatan tersebut diduga dilakukan karena guru honorer menyuarakan keberatan terhadap kebijakan internal sekolah yang dinilai tidak adil.

Video itu direkam oleh pihak lain dari jarak tertentu dan memperlihatkan keduanya duduk berhadapan di ruangan sekolah dengan suasana tegang.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan setempat terkait kebenaran dugaan tersebut, termasuk mekanisme pengangkatan PPPK Paruh Waktu dan proses pemberhentian guru honorer yang bersangkutan.

Baca Juga: 
Modus Dukun Pengobatan Palsu, Pria di Gowa Sulsel Cabuli Dua Perempuan

Kasus ini pun menuai perhatian publik dan memicu perbincangan mengenai transparansi serta keadilan dalam pengelolaan tenaga pendidik di daerah.

Menanggapi protes itu, kepala sekolah menyatakan bahwa kebijakan yang diambilnya mengacu pada aturan yang berlaku dan sebagai pimpinan sekolah, ia mengaku tidak bisa menentang keputusan tersebut.

“Semua yang nujelaskan saya sudah tahu, tapi saya sebagai pimpinan di sini tidak bisa melawan aturan,” ucap kepala sekolah dalam video.

Perdebatan pun semakin memuncak. Guru honorer sempat berdiri dari tempat duduknya sebelum diminta kembali duduk.

Tak lama kemudian, kepala sekolah secara terbuka menyampaikan pemberhentian terhadap guru honorer tersebut di hadapan pihak lain yang berada di ruangan.

“Sekarang begini, kau berhenti jadi honor, saya keluarkan kau, titik. Jangan melawan,” katanya sembari meninggalkan ruangan,” ujar kepala sekolah sebelum meninggalkan ruangan.

Berdasarkan informasi yang beredar, pemecatan tersebut diduga dilakukan karena guru honorer menyuarakan keberatan terhadap kebijakan internal sekolah yang dinilai tidak adil.

Video itu direkam oleh pihak lain dari jarak tertentu dan memperlihatkan keduanya duduk berhadapan di ruangan sekolah dengan suasana tegang.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan setempat terkait kebenaran dugaan tersebut, termasuk mekanisme pengangkatan PPPK Paruh Waktu dan proses pemberhentian guru honorer yang bersangkutan.

Baca Juga: 
Stadion Turatea Jeneponto Masuki Tahap Penyelesaian

Kasus ini pun menuai perhatian publik dan memicu perbincangan mengenai transparansi serta keadilan dalam pengelolaan tenaga pendidik di daerah.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/