30 C
Makassar
18 January 2026, 15:59 PM WITA

Bupati Bone Tegaskan Pemerataan Nakes, Pustu dan Puskesmas Terpencil Tak Boleh Kekurangan Tenaga Medis

Ia juga mendorong RSUD Tenriawaru Bone untuk belajar dari kabupaten-kabupaten terbaik di Indonesia dalam mengelola pelayanan kesehatan.

“Pelayanan kesehatan baik rawat inap, rawat jalan, maupun layanan emergensi harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme,” ujar Bupati.

Ia juga mengingatkan bahwa sektor kesehatan menyangkut langsung persoalan nyawa manusia, sehingga tidak boleh ada ruang bagi kelalaian

“Saya minta semua bekerja ikhlas dan bernilai ibadah. Dekatlah dengan Tuhan, tidak perlu sibuk mendekat ke pejabat struktural,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menegaskan RSUD Tenriawaru Bone harus menjadi rumah sakit yang melayani tanpa pilih kasih. Ia menolak keras praktik pelayanan berdasarkan hubungan keluarga, kedekatan personal, maupun imbalan tertentu.

“Di era BerAmal, saya tidak mau ada pelayanan secara perorangan. Kita mau pelayanan paripurna, adil untuk semua,” ujarnya lantang.

Ia pun meminta seluruh elemen rumah sakit, mulai dari cleaning service hingga direktur, menjadikan keikhlasan sebagai fondasi utama dalam bekerja. Menurutnya, persoalan operasional maupun tunjangan tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan, karena hak pegawai telah diatur dan berjalan secara sistematis.

Baca Juga: 
Presiden Prabowo Anugerahi Penghargaan untuk Danrem, Dandim, dan Kapolres Bone, Dinilai Berjasa atas Capaian Produksi Padi Tertinggi Nasional

Ia juga mendorong RSUD Tenriawaru Bone untuk belajar dari kabupaten-kabupaten terbaik di Indonesia dalam mengelola pelayanan kesehatan.

“Pelayanan kesehatan baik rawat inap, rawat jalan, maupun layanan emergensi harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme,” ujar Bupati.

Ia juga mengingatkan bahwa sektor kesehatan menyangkut langsung persoalan nyawa manusia, sehingga tidak boleh ada ruang bagi kelalaian

“Saya minta semua bekerja ikhlas dan bernilai ibadah. Dekatlah dengan Tuhan, tidak perlu sibuk mendekat ke pejabat struktural,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menegaskan RSUD Tenriawaru Bone harus menjadi rumah sakit yang melayani tanpa pilih kasih. Ia menolak keras praktik pelayanan berdasarkan hubungan keluarga, kedekatan personal, maupun imbalan tertentu.

“Di era BerAmal, saya tidak mau ada pelayanan secara perorangan. Kita mau pelayanan paripurna, adil untuk semua,” ujarnya lantang.

Ia pun meminta seluruh elemen rumah sakit, mulai dari cleaning service hingga direktur, menjadikan keikhlasan sebagai fondasi utama dalam bekerja. Menurutnya, persoalan operasional maupun tunjangan tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan, karena hak pegawai telah diatur dan berjalan secara sistematis.

Baca Juga: 
BPOM Perkuat Pengawasan Obat di BOSOWASI, Bakal Bangun Kantor Loka di Bone

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/