30 C
Makassar
18 January 2026, 14:06 PM WITA

Bupati Bone Tegaskan Pemerataan Nakes, Pustu dan Puskesmas Terpencil Tak Boleh Kekurangan Tenaga Medis

Overview

  • Bupati Bone menegaskan pemerataan tenaga kesehatan agar tidak terjadi penumpukan di RSUD sementara pustu dan puskesmas terpencil kekurangan nakes.

  • Arahan tersebut disampaikan saat apel pagi di RSUD Tenriawaru Bone dan ditujukan kepada BKPSDM untuk menata ulang distribusi pegawai kesehatan.

  • Bupati menekankan pelayanan kesehatan harus adil, profesional, dan bebas dari praktik pilih kasih demi layanan paripurna bagi masyarakat.

SulawesiPos.com – Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menegaskan pentingnya pemerataan tenaga kesehatan (nakes) di seluruh fasilitas layanan kesehatan, mulai dari rumah sakit hingga puskesmas pembantu (pustu) di wilayah terpencil.

Ia menekankan, tidak boleh lagi terjadi penumpukan tenaga medis di rumah sakit atau puskesmas tertentu, sementara Pustu dan puskesmas di desa terjauh justru kekurangan nakes.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Bone saat memimpin apel pagi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone, Senin (12/1/2026).

Apel pagi itu turut dihadiri Pj Sekda Bone Hj Andi Tenriawaru, S.P., M.Si, Kepala BKPSDM Bone Edu Saputra Syam, S.STP., M.Si, serta Direktur RSUD Tenriawaru Bone dr H Andi Muhammad Syahrir, M.Kes.

Baca Juga: 
Resmi Dilantik Bupati Bone, Andi Tenriawaru Jabat Pj Sekda

Dalam arahannya, Bupati Andi Asman meminta BKPSDM Bone segera mengatur kembali formasi dan distribusi pegawai kesehatan agar pelayanan medis dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat Bone, tanpa terkecuali.

“Janga nada penumpukan di RSUD, sementara puskesmas dan pustu di wilayah terpencil justru kekurangan,” tegasnya.

Sejalan dengan visi Bone Berkeadilan, Bupati berharap masyarakat hingga tingkat desa memperoleh akses layanan kesehatan yang layak, setara, dan berkualitas.

Overview

  • Bupati Bone menegaskan pemerataan tenaga kesehatan agar tidak terjadi penumpukan di RSUD sementara pustu dan puskesmas terpencil kekurangan nakes.

  • Arahan tersebut disampaikan saat apel pagi di RSUD Tenriawaru Bone dan ditujukan kepada BKPSDM untuk menata ulang distribusi pegawai kesehatan.

  • Bupati menekankan pelayanan kesehatan harus adil, profesional, dan bebas dari praktik pilih kasih demi layanan paripurna bagi masyarakat.

SulawesiPos.com – Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menegaskan pentingnya pemerataan tenaga kesehatan (nakes) di seluruh fasilitas layanan kesehatan, mulai dari rumah sakit hingga puskesmas pembantu (pustu) di wilayah terpencil.

Ia menekankan, tidak boleh lagi terjadi penumpukan tenaga medis di rumah sakit atau puskesmas tertentu, sementara Pustu dan puskesmas di desa terjauh justru kekurangan nakes.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Bone saat memimpin apel pagi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone, Senin (12/1/2026).

Apel pagi itu turut dihadiri Pj Sekda Bone Hj Andi Tenriawaru, S.P., M.Si, Kepala BKPSDM Bone Edu Saputra Syam, S.STP., M.Si, serta Direktur RSUD Tenriawaru Bone dr H Andi Muhammad Syahrir, M.Kes.

Baca Juga: 
Pemprov Sulsel Kucurkan Rp380 M Perbaiki Jalan Perbatasan Kabupaten Bone

Dalam arahannya, Bupati Andi Asman meminta BKPSDM Bone segera mengatur kembali formasi dan distribusi pegawai kesehatan agar pelayanan medis dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat Bone, tanpa terkecuali.

“Janga nada penumpukan di RSUD, sementara puskesmas dan pustu di wilayah terpencil justru kekurangan,” tegasnya.

Sejalan dengan visi Bone Berkeadilan, Bupati berharap masyarakat hingga tingkat desa memperoleh akses layanan kesehatan yang layak, setara, dan berkualitas.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/