Overview
Pelunasan Bipih 2026 di Sulsel resmi berakhir dengan capaian 98,7 persen dari total kuota haji reguler.
Sebanyak 9.670 jemaah haji reguler Sulsel dipastikan akan diberangkatkan sesuai kuota yang tersedia.
Jemaah yang telah melunasi kini memasuki tahapan lanjutan seperti pengurusan paspor, visa, biometrik, dan manasik haji.
SulawesiPos.com – Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2026 untuk jemaah reguler di Sulawesi Selatan resmi berakhir.
Hasilnya, hampir seluruh kuota haji reguler Sulsel telah terisi, menandai kesiapan daerah ini memasuki tahapan teknis pemberangkatan.
Berdasarkan data Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan, dari total 9.670 kuota haji reguler, sebanyak 9.545 jemaah atau sekitar 98,7 persen telah menyelesaikan pelunasan.
Masih terdapat 125 kuota tersisa, namun dipastikan tidak akan mengurangi jumlah jemaah yang diberangkatkan.
Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel, H Ikbal Ismail, memastikan seluruh kuota tetap terpenuhi melalui mekanisme cadangan lunas.
“Sulsel tetap memberangkatkan jemaah sesuai kuota 9.670 orang. Kuota reguler yang tersisa akan diisi cadangan lunas,” ujarnya, Sabtu (10/1/2026).
Dengan berakhirnya masa pelunasan, jemaah kini memasuki tahapan lanjutan. Proses yang akan dijalani meliputi pembuatan paspor, perekaman biometrik, pengurusan visa, hingga pelaksanaan manasik haji sebagai bekal sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Sementara itu, tingkat pelunasan di sejumlah kabupaten/kota juga menunjukkan capaian tinggi.
Di Kabupaten Gowa, misalnya, pelunasan haji reguler telah mencapai 99,5 persen. Dari total 1.410 kuota, hanya 7 jemaah yang belum melunasi.
Kepala Kemenhaj Gowa, H Aliem Bahri, menjelaskan bahwa kekosongan tersebut disebabkan beberapa faktor.
“Ada jemaah yang tidak memenuhi syarat istitha’ah kesehatan, ada yang wafat, dan ada pula yang tidak melakukan pelunasan,” jelasnya.
Secara regional, Kemenhaj Sulsel mencatat sebelas kabupaten/kota telah mencapai pelunasan 100 persen.
Daerah tersebut antara lain Enrekang, Luwu Timur, Luwu Utara, Pangkep, Kepulauan Selayar, Sinjai, Tana Toraja, Toraja Utara, serta beberapa wilayah kota yang kuotanya telah terpenuhi seluruhnya.