Categories: Sulsel

Ekspor Perdana Ikan KNMP Bentenge Bulukumba Tembus Arab Saudi

Overview

  • Kampung Nelayan Merah Putih Bentenge di Bulukumba sukses menembus pasar internasional lewat ekspor perdana hampir satu ton ikan segar ke Arab Saudi.

  • Pengiriman perdana ikan kerapu macan dan tenggiri hampir mencapai satu ton.

  • Ekspor perdana ini membuka peluang peningkatan permintaan hingga 2,5 ton per hari dan memperkuat posisi nelayan Bulukumba di pasar global.

SulawesiPos.com – Upaya nelayan pesisir Kabupaten Bulukumba menembus pasar internasional mulai menunjukkan hasil nyata.

Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Bentenge resmi mencatatkan ekspor perdana ikan segar ke Arab Saudi dengan volume hampir satu ton, menandai babak baru penguatan ekonomi nelayan berbasis kawasan terpadu.

Pengiriman ikan hasil tangkapan nelayan Bentenge dilepas pada Jumat (9/1/2026).

Komoditas tersebut diangkut menggunakan mobil pendingin menuju Kota Makassar sebelum diterbangkan ke Jeddah pada hari yang sama, guna menjaga kualitas dan kesegaran produk hingga tiba di negara tujuan.

Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan KNMP, Trian Yunanda, dalam keterangan pers Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta pada Sabtu (10/1/2026), menyampaikan program KNMP dirancang untuk meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus memperluas jangkauan pasar.

“Dari pasar lokal kini merambah ke pasar internasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur KNMP Bentenge kini telah memasuki tahap akhir.

Sejumlah fasilitas penunjang telah disalurkan, mulai dari kapal dan mesin kapal, alat tangkap, hingga mobil pendingin yang pengelolaannya akan dilakukan oleh koperasi setempat.

Selain itu, kawasan KNMP Bentenge dilengkapi tambatan perahu, shelter pendaratan ikan, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN), bengkel kapal, kios perbekalan, balai nelayan, serta sistem rantai dingin terpadu berupa pabrik es portabel, cool box, mobil pendingin, dan gudang beku.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bulukumba, Muh Thaiyeb Maningkasi, menilai keberadaan KNMP akan menjadi pusat baru aktivitas perikanan daerah.

“Jika sudah beroperasi penuh, aktivitas perikanan akan kami pusatkan di sana,” katanya.

Thaiyeb juga mengungkapkan bahwa peluang ekspor ke depan sangat terbuka.

Setelah pengiriman perdana ikan kerapu macan dan tenggiri dengan volume hampir satu ton, pihak eksportir telah menyampaikan minat tambahan pasokan hingga 2,5 ton per hari.

Menurutnya, ketersediaan cold storage dan mobil pendingin di kawasan KNMP menjadi faktor kunci untuk menjaga kontinuitas suplai.

Selain kerapu dan tenggiri, Bulukumba juga dikenal sebagai penghasil kakap merah, ikan layang, serta berbagai jenis ikan karang bernilai ekonomi tinggi yang berpotensi menembus pasar ekspor.

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: ekspor nelayan KNMP Bentenge Dinas Kelautan dan Perikanan Muh Thaiyeb Maningkasi Trian Yunanda bulukumba