Kepala Bidang Jalan Dinas BMBK Sulsel, Irawan, menjelaskan bahwa Paket Preservasi Jalan 6 merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam memastikan kondisi jalan provinsi tetap mantap dan berfungsi optimal.
“Preservasi jalan paket 6 merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga kemantapan jalan provinsi secara merata di seluruh wilayah, agar tetap berfungsi optimal sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat,” ujar Irawan.
Secara geografis, lokasi pekerjaan tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, di antaranya Kabupaten Luwu, Toraja Utara, Tana Toraja, Jeneponto, Bantaeng, Pinrang, Maros, serta Kota Palopo dan Kota Makassar.
Ruas jalan yang ditangani mencakup jalur penghubung kawasan pegunungan Toraja, wilayah pesisir selatan, hingga akses utama kawasan perkotaan dan penyangga metropolitan Mamminasata.
Di wilayah utara Sulsel, penanganan difokuskan pada ruas strategis seperti batas Kabupaten Toraja Utara–Pantilang–Bua, Tedong Bonga–Buntao hingga batas Kabupaten Luwu, Pantilang–Bonglo sampai perbatasan Kota Palopo, serta sejumlah ruas pendukung di sekitar Rantepao, Pangala, dan Baruppu hingga perbatasan Provinsi Sulawesi Barat.
Pekerjaan juga mencakup akses menuju Bandara Pongtiku serta jalur penghubung antarwilayah Toraja dan Luwu.
Sementara di wilayah tengah dan selatan, preservasi jalan dilakukan pada ruas-ruas penghubung Kabupaten Jeneponto dan Bantaeng, termasuk koridor Boro–Loka serta Sinoa–Bantaeng.
Di kawasan perkotaan, pekerjaan menyasar ruas Parang Loe–Tamalanrea Raya hingga batas Kabupaten Maros, batas Kota Makassar–Pamanjengan–Benteng Gajah, serta sejumlah ruas utama di pusat Kota Makassar seperti Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Dr. Ratulangi.
Lingkup pekerjaan dalam Paket Preservasi Jalan 6 meliputi pekerjaan persiapan, penyusunan Detail Engineering Design (DED), pelaksanaan konstruksi fisik dengan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), hingga pemeliharaan pascakonstruksi.
Dari aspek teknis, penanganan difokuskan pada rekonstruksi jalan, pekerjaan berkala, dan pemeliharaan rutin guna menjaga kualitas layanan jalan dalam jangka panjang.

