“Dulu di sini bukan hanya rusak, tapi seperti kubangan kerbau. Sekarang alhamdulillah, ibarat ada barang tercecer di jalan sudah tidak susah lagi dicari. Terima kasih kepada Bapak Gubernur,” ujarnya pada Rabu (7/1/2026).
Perbaikan juga dilakukan pada ruas Pinrang–Langnga sepanjang 1,8 kilometer dengan lebar 5 meter.
Warga di sekitar ruas tersebut, Pawallungi, menyebut kerusakan jalan telah berlangsung selama bertahun-tahun dan sangat mengganggu aktivitas masyarakat.
“Ini jalan sangat tidak layak dilewati. Tapi Sekarang alhamdulillah sudah bagus. Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulsel atas bantuan perbaikan jalan di desa kami,” katanya.
Selain dua ruas utama tersebut, Pemprov Sulsel turut menangani sejumlah jalan lain di Pinrang, seperti Tammappa–Garessi sepanjang lebih dari 1 kilometer dengan lebar 5,5 meter, Patobong–Makoring sepanjang 850 meter dengan lebar 5 meter, serta Corowali–Boki sepanjang 586 meter dengan lebar 5 meter.
Penanganan ini diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian dan meningkatkan akses masyarakat ke layanan dasar.
Tak hanya wilayah perdesaan, peningkatan kualitas infrastruktur juga menyasar kawasan perkotaan.
Di dalam Kota Pinrang, ruas jalan sepanjang lebih dari 2 kilometer dengan lebar mencapai 8,5 meter kini telah ditangani untuk mengurai kepadatan lalu lintas dan mendukung aktivitas ekonomi perkotaan.
Warga sekitar Jalan Sukawati, Muchlis Rahman, mengaku merasakan langsung dampak positif dari perbaikan tersebut.

