Ibu Sulis, warga Rappang, menuturkan kondisi jalan tersebut sebelumnya tidak pernah mengalami perubahan sejak lama.
“Sejak saya di sini tahun 2018, jalannya masih berlubang dan berdebu. Kalau warga ke pasar sering mengeluh karena debu, dan kalau hujan air menggenang jadi becek. Sekarang sudah bagus, mulus dan lancar dilalui kendaraan,” terangnya.
Perbaikan jalan ini berpotensi memperlancar mobilitas barang dan jasa, mendukung kegiatan ekonomi lokal, dan mempermudah akses pendidikan serta layanan publik. (ayi)

